Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kapolri Berhentikan Satgassus yang Pernah Dipimpin Ferdy Sambo

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:56 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS
Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menghentikan kegiatan Satuan Tugas Khusus atau Satgassus Merah Putih, Kamis (11/8/2022). Seperti diberitakan, Irjen Pol Ferdy Sambo adalah Kepala Satgassus sebelum akhirnya jabatan tersebut otomatis lepas ketika dirinya diononaktofkan dari jabatan Kadiv Propam Polri terkait kasus pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nopryansyah Yosua Hutabarat.

Ferdy Sambo kemudian ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J pada, Selasa (9/8/2022). Seiring keterlibatan Ferdy Sambo, muncul berbagai isu miring mengenai keberadaan Satgassus.

“Malam ini, Bapak Kapolri secara resmi sudah menghentikan kegiatan dari Satgassus Polri. Jadi tak ada lagi Satgassus Polri,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mako Brimob, Kamis (11/8/2022).

Dedi dalam kesempatan itu juga mengumumkan telah dilakukan pemeriksaan perdana terhadap tersangka Irjen Ferdy Sambo.

Indonesia Police Watch (IPW) adalah lembaga yang meminta keberadaan Satgassus dievaluasi terkait kewenangan yang tumpang tindih dan potensi penyalahgunaan kewenangan.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menyatakan bahwa pemberitaan mengenai adanya geng mafia di tubuh Polri dinilai menjadi sangat liar dan ditarik kemana-mana sehingga tidak sesuai dengan makna yang sebenarnya diungkapkan oleh IPW.

Sugeng menjelaskan, yang dimaksud oleh IPW sebagai geng mafia adalah terkait dengan peristiwa yang saat ini disidik oleh Timsus dan Irsus, yaitu adanya keterlibatan 25 orang -kemudian berkembang menjadi 31- yang melakukan dugaan obstruction of justice.

“IPW tidak pernah menyebut Satgassus sebagai geng mafia kejahatan,” katanya, Minggu (31/7/2022).

IPW menyatakan bahwa Satgassus adalah polisi elite dalam Polri, yang membuat tumpang tindih kewenangan penyelidikan dan penyidikan. Namun kemudian dipersepsikan dan dipelintir seolah-olah Satgassus sebagai geng mafia dan menjadi liar dan perlu diluruskan.

“Dalam berbagai keterangan dan talkshow, IPW menyatakan bahwa kemungkinan 25 orang yang terlibat dalam obstruction of justice itu adalah tergabung dalam Satgassus yang diketuai oleh Irjen Ferdy Sambo. IPW juga meminta keberadaan Satgassus di evaluasi ke depannya terkait kewenangan yg tumpang tindih, dan potensi penyalahgunaan kewenangan yg diberikan oleh Kapolri pada Satgassus,” kata Sugeng Teguh Santosa.

Satgassus adalah satuan tugas yang dibentuk ketika Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Ketika itu Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa pembentukan satgas di lingkungan Polri merupakan upaya untuk mempercepat penanganan suatu masalah dibandingkan menggunakan jalur struktural.

Disebutkan pula karena kekhususannya tugas satgas maka diperlukan tim yang solid agar misi berhasil. Untuk itu Kapolri membebaskan pimpinan Satgas memilih langsung anggota yang akan menjalankan misi bersama. Dengan demikian biasanya anggota satgas relatif sudah saling kenal sebelumnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI