Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Cerita Sekjen DPR Soal OTT KPK: Ada Tulisan Pemalang di Baju 2 Orang Terduga

Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:51 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS
Indra Iskandar.

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menceritakan soal dugaan OTT KPK di luar Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Kamis (11/10/2022) sore. Diketahui, beredar kabar, tim satgas KPK menangkap Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo dan sejumlah pihak lain dalam OTT hari ini.

Indra menuturkan, peristiwa tersebut, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di luar pagar gedung DPR bagian belakang atau di depan lapangan tembak.

Dikatakan, ada dua orang yang dipindahkan dari mobil yang dipepet hingga pintu pagar belakang gedung DPR. Di baju dua orang tersebut, tepatnya di bagian dadanya, kata Indra, tertulis Pemalang.

"Pokoknya di baju orang itu ada tulisan 'Pemalang' di bagian dadanya," ujar Indra kepada wartawan, Kamis (11/10/2022).

Indra mengatakan awalnya ada mobil yang datang dari arah lapangan tembak, dipepet oleh dua mobil lainnya. Mobil tersebut terus dijepit dan didorong hingga depan pagar pintu masuk bagian belakang gedung DPR.

"Di luar mereka pepet-pepetan, kemudian sampai depan lapangan tembak terus dipepet, terus kemudian sama si mobil yang satunya didorong, dijepit ke arah pintu gerbang belakang DPR. Dari situ kemudian dua orang turun, dipindahin ke mobil yang mepet itu," terang Indra.

Indra memastikan bahwa mobil yang dipepet tersebut bukan keluar dari DPR, tetapi arah menuju gerbang DPR bagian belakang karena didorong oleh mobil yang lainnya. Salah satu mobilnya, kata Indra adalah Innova dengan pelat nomor berawalan G

"Dari arah lapangan tembak. Dari luar, di luar. Ini enggak ada hubungan sama DPR. Di luar," tegas dia.

Indra juga tidak bisa memastikan jika peristiwa tersebut adalah OTT KPK. Dia tidak mau mendahului, sebelum ada konfirmasi resmi dari KPK.

"Ya enggak tahu, saya enggak berani bilang. Yang pasti ada peristiwa begitu tadi sekitar jam 4-an sore. Di belakang ada mobil lain sih, ada satu sampai dua mobil apa ya di belakang. Nah, dari keamanan kita mau mendekat, melihat peristiwa, tetapi dilarang mendekat," kata Indra.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI