Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Rusia Tidak Lagi Anggap Swiss sebagai Negara Netral

Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Kedutaan Swiss di Moskwa, Rusia. 

Moskwa, Beritasatu.com- Rusia menganggap Swiss bukan lagi negara netral sehingga tidak dapat mewakili Ukraina di Moskwa. Seperti dilaporkan RT, Kamis (11/8/2022), Swiss tidak dapat mewakili kepentingan diplomatik Ukraina di Rusia.

Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Ivan Nechayev menjelaskan bahwa Bern telah bertanya apakah dapat mewakili Ukraina di Rusia dan sebaliknya.

“Kami menjelaskan dengan sangat jelas bahwa sayangnya, Swiss telah kehilangan netralitasnya dan tidak dapat bertindak sebagai mediator atau perwakilan penengah kepentingan,” ujarnya.

Nechayev juga mencatat bahwa Swiss telah melanjutkan pembicaraan dengan Kyiv meskipun mengetahui sikap Moskwa tentang masalah tersebut. Dia hanya menegaskan bahwa Bern “tidak terlalu peduli dengan kepentingan Rusia.”

“Ini hanya memperkuat posisi kami bahwa peran Swiss sebagai mediator dan perwakilan tidak mungkin,” tambah diplomat Rusia itu.

Wakil juru bicara menuduh Bern mendukung Kyiv dengan bergabung dalam kampanye anti-Rusia yang diluncurkan oleh kekuatan Barat dan Ukraina. "Tidak jelas bagaimana mungkin negara yang berperilaku seperti ini menawarkan mediasi, perwakilan, dan layanan baik lainnya," katanya.

Pada Rabu, Swiss dan Ukraina sepakat bahwa Bern dapat mewakili kepentingan diplomatik Kyiv di Rusia, jika Moskwa menyetujui pengaturan semacam itu.

“Ukraina ingin Swiss mengambil alih mandat kekuatan pelindung di Rusia. Negosiasi terkait telah selesai. Agar mandat kekuatan perlindungan berlaku, Rusia harus memberikan persetujuannya,” kata Kepala Media di Departemen Luar Negeri Federal Swiss, Michael Steiner, saat itu.

Kementerian luar negeri Swiss juga mencatat bahwa pihaknya telah menawarkan layanannya sebagai mediator sejak pecahnya permusuhan antara Rusia dan Ukraina pada akhir Februari, mengingat Kyiv memutuskan hubungan diplomatik dengan Moskow. Menurut Steiner, Bern siap menjadi tuan rumah dan mendukung negosiasi antara Moskwa dan Kyiv.

“Mandat kekuatan perlindungan” dimaksudkan untuk memungkinkan negara-negara memelihara hubungan tingkat rendah pada saat konflik, dan untuk memantau dan melindungi kepentingan pihak-pihak yang berkonflik dan warga negaranya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Oleg Nikolenko mengonfirmasi rencana tersebut pada saat itu. Dia mengatakan Ukraina telah "mencapai kesepakatan prinsip" dengan Swiss yang akan memungkinkan Bern untuk mewakili kepentingan Ukraina di Rusia. Dia juga mengatakan bahwa pilihan yang mendukung Swiss dibuat karena pengalamannya yang luas dalam melakukan fungsi-fungsi tersebut.

Swiss telah bergabung dengan negara-negara Uni Eropa dalam memberlakukan beberapa putaran sanksi anti-Rusia atas konflik Ukraina. Awal bulan ini, Bern membekukan aset milik Sberbank Rusia dan melarang perdagangan produk emas dengan Moskwa.

Pada tanggal 5 Maret, Moskwa memasukkan Swiss ke dalam daftar negara yang bermusuhan, bergabung dengan banyak negara lain, termasuk anggota UE. Meskipun demikian, Swiss memiliki pengalaman sebelumnya mewakili kepentingan negara lain di Rusia. Bern, khususnya, telah mewakili Georgia di Moskwa, sejak Tbilisi memutuskan hubungan diplomatik dengan Moskwa setelah konflik 2008.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI