Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Saiful Mujani: Mayoritas Massa NU Cenderung Pilih Ganjar Pranowo

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:54 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR
Ganjar Pranowo.

Jakarta, Beritasatu.com - Pendiri Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) Saiful Mujani mengatakan mayorita massa Nahdlatul Ulama (NU) cenderung memilih Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Hal tersebut disampaikan Saiful Mujani dalam acara Bedah Politik episode “Top Down Koalisi Gerindra-PKB?” sebagaimana disiarkan kanal Youtube SMRC TV, Jumat (12/8/2022).

Survei SMRC menunjukkan dari 9,7 persen warga yang mengaku sebagai anggota aktif NU, ada 37,8 persen memilih Ganjar Pranowo. Kemudian, sebanyak 35 persen memilih Prabowo Subianto, dan sekitar 7,5 persen memilih Anies Baswedan. Ada 19,7 persen belum menyebutkan pilihan.

Dari 18,1 persen publik yang mengaku sebagai anggota NU, tetapi tidak aktif, ada sebanyak 49,1 persen mendukung Ganjar Pranowo. Lalu, ada 18,6 persen yang mendukung Prabowo Subianto, dan 14 persen menjatuhkan pilihan kepada Anies Baswedan, serta 18,2 persen belum menjawab.

Dari 68 persen publik yang mengaku bukan anggota NU, dukungan pada tiga tokoh ini merata. “Basis PKB adalah NU, dan orang NU menginginkan Ganjar, bukan Prabowo maupun Anies,” kata Saiful Mujani.

Oleh karena itu, Saiful melihat koalisi PKB-Gerindra dibuat berdasarkan model top-down, bukan bottom-up atau demand-side sebagaimana proses politik yang terjadi selama ini. Rencana koalisi PKB-Gerindra ini, kata Saiful, adalah pertimbangan elite yang kurang memperhatikan konstituen dan basis ormas pendukung utama PKB.

Saiful juga mengatakan koalisi PKB dan Gerindra tidak punya preseden. Dalam tiga kali pencalonan Prabowo, baik sebagai cawapres pada 2009 maupun capres pada 2014 dan 2019, PKB tidak pernah ada dalam barisan koalisi partai pendukung Prabowo.

“Pada 2009, partai ini menjadi pengusung Susilo Bambang Yudhoyono, sedangkan dalam dua pilpres terakhir, PKB mendukung Joko Widodo,” ujar Saiful Mujani.

Saiful mengatakan survei SMRC ini dilakukan secara tatap muka pada 10-17 Mei 2022. Populasi survei, yakni seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random, 1.220 responden. Response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.060 atau 87 persen. Sebanyak 1.060 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,07 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI