Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ilmuwan: Virus Semakin Mudah Berpindah dari Hewan ke Manusia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 17:50 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Virus Henipa

Hong Kong, Beritasatu.com – Ilmuwan menyatakan, semakin mudahnya virus berpindah tanpa diketahui dari hewan ke manusia, terkait temuan virus baru yang terdeteksi pada puluhan orang di Tiongkok timur.

Virus Langya henipavirus, menginfeksi puluhan petani dan penduduk lainnya, menurut tim ilmuwan yang percaya virus itu mungkin telah menyebar secara langsung atau tidak langsung ke orang-orang dari tikus, mamalia kecil yang ditemukan di berbagai habitat.

Patogen ini tidak menyebabkan kematian, tetapi terdeteksi pada 35 pasien yang mengalami demam, sebuah temuan yang selaras dengan peringatan lama dari para ilmuwan bahwa virus hewan secara teratur menginfeksi tanpa terdeteksi. ke orang-orang di seluruh dunia.

"Kami sangat meremehkan jumlah kasus zoonosis ini di dunia, dan ini (virus Langya) hanyalah puncak gunung es," kata pakar virus baru, Leo Poon, seorang profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hong Kong.

Sebuah penelitian ilmiah pertama tentang virus, yang diterbitkan sebagai korespondensi dari tim peneliti Tiongkok dan internasional di New England Journal of Medicine minggu lalu, mendapat perhatian global karena meningkatnya kekhawatiran atas wabah penyakit. Ratusan ribu kasus baru Covid-19 masih dilaporkan di seluruh dunia setiap hari, hampir tiga tahun sejak virus corona baru di balik pandemi pertama kali terdeteksi di Tiongkok.

Namun, para peneliti mengatakan tidak ada bukti bahwa virus Langya menyebar di antara orang-orang atau menyebabkan wabah lokal dari kasus-kasus terkait. Studi lebih lanjut pada subset pasien yang lebih besar diperlukan untuk mengesampingkan penyebaran dari manusia ke manusia, tambah mereka.

Ilmuwan penyakit menular veteran Linfa Wang, yang merupakan bagian dari tim peneliti, mengatakan kepada CNN bahwa meskipun virus baru tidak mungkin berkembang memicu epidemi atau pandemi, "Itu memang menunjukkan bahwa peristiwa limpahan zoonosis seperti itu terjadi lebih sering daripada yang kita pikirkan atau ketahui."

Untuk mengurangi risiko virus yang muncul menjadi krisis kesehatan, "sangat penting untuk melakukan pengawasan aktif secara transparan dan kolaboratif internasional," kata Wang, seorang profesor di Duke-National University of Singapore Medical School.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNN


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI