Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bongkar Pembunuhan Brigadir J, Wapres: Polri Sudah Laksanakan Perintah Jokowi

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:03 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS
Ma'ruf Amin.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan Polri sudah melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir J.

Sampai saat ini sudah ada empat orang yang ditetapkan Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J. keempat tersangka itu, yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Maruf atau KM.

"Jadi ini pihak kepolisian sudah melaksanakan apa yang diminta Presiden, karena itu kita tunggu saja sampai selesai nanti," kata Ma'ruf Amin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Ma'ruf Amin memastikan Timsus Polri masih terus bekerja dalam menuntaskan kasus pembunuhan Brigadir J. Menurutnya, Timsus Polri sudah bekerja dengan baik dalam menangani kasus yang menjadi perhatian publik.

Saat ini, tim yang dibentuk Polri sedang mendalami motif pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Sudah ada beberapa tersangka yang sudah ditangani, dan itu mendapat apresiasi masyarakat, sekarang sedang didalami lagi motifnya," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pengungkapan kasus penembakan Brigadir J merupakan komitmen Polri sesuai arahan dari Presiden Jokowi.

"Ini juga merupakan komitmen kami dan menjadi penekanan Bapak Presiden untuk mengungkap kasus ini secara cepat, transparan, dan akuntabel," kata Kapolri Sigit dalam konferensi pers diMabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Sigit menegaskan tak ada peristiwa tembak menembak antara Bharada E dan Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Ditekankan, peristiwa yang terjadi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri adalah penembakan oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

"Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan. Tim khusus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J (Brigadir J) yang menyebabkan saudara J meninggal dunia," tegasnya.

Diberitakan, Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J, yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan satu tersangka sipil bernama Kuat Maruf atau KM.

Keempatnya diduga melakukan pembunuhan berencana. Bharada E menembak Brigadir J atas perintah Irjen Pol. Ferdy Sambo, sedangkan tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf ikut melihat dan membiarkan peristiwa tersebut terjadi.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI