Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Anggaran Covid-19 Dihapus, Satgas: Vaksinasi Tetap Berjalan

Jumat, 12 Agustus 2022 | 23:32 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD
Ilustrasi vaksinasi Covid-19.

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Covid-19 menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 tetap akan dilangsungkan pada tahun 2023 mendatang. Diketahui anggaran khusus pandemi Covid-19 akan dihapuskan dari APBN 2023, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 memastikan program vaksinasi Covid-19 tetap berlangsung tahun depan.

“Perlu kita ketahui, pandemi masih belum berakhir, sehingga vaksinasi adalah salah satu cara yang menjadi kebijakan tetap baik tahun ini atau tahun depan,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan media dalam melalui keterangan tertulis, Jumat (12/7/2022).

Wiku menegaskan, pemerintah akan terus melakukan proteksi atau perlindungan dari masyarakat dengan mempertahankan herd immunity yang tinggi, salah satunya dengan melakukan vaksinasi.

Selanjutnya, Wiku juga menuturkan, terkait hasil Sero Survei terbaru menunjukkan antibodi masyarakat Indonesia 98,5% dengan kadar antibodi meningkat 4 kali lipat.

Ia menjelaskan, peningkatan antibodi ini terjadi karena antibodi masyarakat ibarat sebuah payung apabila dipakai ramai-ramai dalam kondisi hujan rintik-rintik pun pasti orang yang dipinggir tetap menjadi basah dan akan membasahi orang disekitarnya.

“Sama halnya di tengah herd immunity yang tinggi tidak membuat masyarakat 650 terlindungi,” ucapnya.

Dikatakan Wiku, kelompok yang tidak terlindungi karena beberapa penyebab di antaranya; Pertama, kelompok lansia tanpa atau dengan booster, tetapi sudah menurun imunitasnya. Imunitas lansia normal mulai menurun setelah 3 bulan dan dewasa normal setelah 6 bulan.

Kedua, kelompok komorbid, yakni lansia maupun dewasa muda.

Ketiga, mereka memiliki imunitas individualnya fluktuatif dan sedang menurun karena kurang istirahat dan olahraga tidak teratur.

Keempat, tidak konsisten disiplin protokol kesehatan (prokes) terutama menggunakan masker dan hand sanitizer atau mencuci tangan.

“Penting menjadi perhatian, kelompok 1-4 atau kombinasi tersebut menjadi rentan terkena Covid-19 yang berpotensi dapat meningkatkan keterisian tempat tidur rumah sakit atau bahkan meninggal dunia,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI