Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ketua AEKI Lampung Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Kopi 59,5 ton

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 00:54 WIB
Oleh : Roy Triono / FFS
Ketua AEKI Lampung Juprius, tersangka Kasus Penggelapan Kopi 59,5 ton digiring ke ruang penyidik Dit Reskrimum Polda Lampung, Jumat 12 Agustus 2022.

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Provinsi Lampung, Juprius, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan kopi seberat 59,5 ton.

Juprius ditangkap petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Lampung pada 30 Juli 2022 di Bogor, Jawa Barat. Sebelum ditangkap di Bogor, Jawa Barat, Juprius telah ditetapkan sebagai buronan atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak dua bulan lalu.

Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Lampung, Kompol Rosef Efendi mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan adanya dugaan tindak pidana penggelapan kopi yang dilakukan oleh Juprius dan dilaporkan pada 2020 dengan total kerugian Rp 1.629.540.000.

"Jadi pada 5 April 2017, korban atas nama SP mengirimkan kopi asker ke gudang milik tersangka di Jalan Ir. Sutami Eks Biji 88 Way Laga, Sukabumi, Bandar Lampung sejumlah 59,5 ton untuk dititipjualkan dengan harga Rp 1,6 miliar dan dijanjikan akan dibayar satu bulan," kata Kompol Rosef Efendi di Polda Lampung, Jumat (12/8/2022).

Kompol Rosef Efendi menjelaskan, setelah kopi tersebut laku terjual, tersangka tidak memberikan uang hasil penjualan kopi kepada korban. Karena merasa dirugikan oleh tersangka, korban melaporkan Juprius yang diketahui sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Way Kanan ke Polda Lampung.

"Saat ini tersangka telah di rumah tahanan (Rutan) Polda Lampung untuk menjalani penyidikan lebih lanjut," ujar Kompol Rosef Efendi.

Atas perbuatannya, tersangka JP dipersangkakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Dalam kasus tersebut, penyidik Dit Reskrimum Polda Lampung menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI