Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Sejak Invasi, Otoritas Rusia Blokir 138.000 Situs Internet

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 07:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Tentara Rusia menggelar operasi militer khusus di Ukraina. 

Moskwa, Beritasatu.com- Pihak berwenang Rusia telah memblokir atau menghapus sekitar 138.000 situs internet untuk perangi berita palsu. Seperti dilaporkan themoscowtimes.com, Senin (8/8/2022), data itu diungkap kejaksaan agung Rusia.

Mengikuti lebih dari 300 permintaan dari kejaksaan, kata Jaksa Agung Igor Krasnov, pengawas komunikasi Rusia Roskomnadzor telah menyensor ribuan situs internet dalam upaya untuk memerangi “berita palsu.”

"Setelah dimulainya operasi militer khusus, kami telah memperkuat penangkalan kami terhadap penyebaran seruan untuk ekstremisme dan terorisme, kerusuhan massal dan berita palsu di internet," kata Krasnov kepada harian bisnis Kommersant.

Kremlin telah berusaha untuk secara ketat mengontrol narasi perang di dalam negeri sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Banyak situs internet yang diblokir mengkritik perang atau di Ukraina atau menyebutnya sebagai "perang" atau "invasi" daripada istilah pilihan Kremlin "operasi militer khusus."

Situs internet yang menerbitkan informasi yang bertentangan dengan versi Moskwa tentang peristiwa di Ukraina, yang dianggap sebagai "berita palsu", juga dapat diblokir.

Mengkritik perang atau membagikan informasi yang tidak disetujui Kremlin tentang perang, keduanya dapat dihukum berdasarkan undang-undang baru yang disahkan tak lama setelah invasi Rusia.

Semua media independen Rusia telah diblokir atau ditutup sejak Februari, dengan banyak jurnalis melarikan diri dari negara itu untuk menghindari penuntutan.

Pihak berwenang Rusia juga telah melarang Facebook dan Instagram sebagai organisasi "ekstremis" sejak perang dimulai dan membatasi akses ke Twitter.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI