Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kehilangan 24 Jet Tempur Su-35, Rusia Gunakan Pesawat Usang

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:12 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Jet tempur Sukhoi-35 milik Rusia.

Moskwa, Beritasatu.com- Rusia dilaporkan beralih ke pesawat usang dan "ketinggalan zaman" setelah kehilangan sekitar 24 jet tempur Sukhoi Su-35. Seperti dilaporkan Newsweek, Kamis (11/8/2022), Rusia kehilangan jet tempur dalam serangan yang sedang berlangsung di Ukraina.

Dalam satu pesan Facebook, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan bahwa Rusia akan mulai menggunakan pembom Su-24M "lama" setelah pasukan Moskwa kehilangan "dua skuadron" dalam perang.

“Pesawat Su-35 juga menunjukkan tingkat daya tahan yang rendah. Selama agresi skala penuh, Rusia kehilangan dua skuadron pesawat tersebut, sekitar 24 unit,” kata Brigadir Jenderal Ukraina Alexei Gromov.

Pasukan Moskwa, atas perintah Presiden Rusia Vladimir Putin, melancarkan invasi Rusia skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari, yang memicu kecaman internasional yang luas dan cepat.

Meskipun Putin dan para penasihatnya dilaporkan percaya bahwa mereka dapat dengan cepat mengambil kendali dan menggulingkan pemerintah di Kyiv, serangan awal berhasil digagalkan oleh tentara Ukraina dan warga biasa yang menentang agresi tersebut.

Brigadir Jenderal Oleksiy Hromov dilaporkan mengatakan bahwa Rusia "berencana untuk menggunakan pembom Su-24M yang sudah ketinggalan zaman." Hromov juga mengatakan Kamis bahwa akurasi Moskwa dalam serangan baru-baru ini tergolong rendah, karena pilot Rusia dilaporkan ingin menghindar tertembak jatuh.

"Pesawat dan helikopter musuh menghindari terbang ke jangkauan pertahanan udara kami, dan karena itu akurasi serangan ini rendah," kata jenderal itu, lapor Reuters.

Newsweek belum memverifikasi pernyataan Ukraina tentang pesawat Rusia di tengah perang Ukraina.

Moskwa terus menyatakan bahwa "aksi militernya" di Ukraina berjalan sesuai rencana, meskipun kurangnya keuntungan substansial dan kemunduran besar dari ambisi awalnya untuk mengambil kendali negara.

Kini tentara Rusia memfokuskan upaya mereka jauh lebih sempit di wilayah tenggara Donbas dalam beberapa bulan terakhir, setelah gagal membuat kemajuan yang signifikan dalam beberapa minggu pertama perang.

Pada Rabu, angkatan bersenjata Ukraina menyatakan bahwa sembilan pesawat militer Rusia telah dihancurkan di satu pangkalan Krimea. Krimea diakui sebagai bagian dari Ukraina di bawah hukum dan perjanjian internasional.

Moskwa mencaplok wilayah Krimea pada 2015 karena juga mendukung pemberontak separatis di wilayah timur Ukraina. Rusia membantah bahwa pesawat itu telah dihancurkan, dan Ukraina tidak mengklaim bertanggung jawab atas kehancuran mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI