Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Istri Ferdy Sambo Dinilai Bisa Dipidana Terkait Laporan Palsu

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:38 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WM
Abdul Fickar Hadjar.

Jakarta, Beritasatu.com Bareskrim Polri menghentikan penanganan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Kasus ini dihentikan karena tidak ditemukan dugaan tindak pidana. Terkait perkembangan ini, Putri dinilai dapat dipidana terkait menyampaikan laporan palsu ke kepolisian.

Sebelumnya, laporan dugaan pelecehan ini dilaporkan langsung oleh istri Irjen Sambo itu ke Polres Jakarta Selatan yang teregistrasi LP/B/1630/VII/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/PMJ pada 9 Juli 2022. Adapun yang menjadi terlapor yakni Brigadir Nopryansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Pakar hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mulanya menjelaskan, sebuah laporan atau penyidikan dihentikan karena tiga hal yakni peristiwanya bukan pidana, kurang alat bukti, hingga batal demi hukum.

Adapun batal demi hukum dimaksud seperti pidananya kedaluwarsa, ne bis in idem yakni seseorang tidak boleh dituntut sekali lagi karena perbuatan (peristiwa) yang baginya telah diputuskan oleh hakim, hingga tersangkanya wafat.

“Penghentian jika karena tidak ada peristiwanya, maka harus dianggap tidak ada penyidikan, jadi bukan SP3 dan laporannya dapat dikualifikasi sebagai laporan palsu yang juga dapat diproses secara pidana,” ujar Fickar kepada wartawan, Sabtu (13/8/2022).

“Ya kalau kejadiannya tidak ada ya artinya laporannya palsu ya obstruction of justice. Pasal pidananya Pasal 220 KUHP,” ungkapnya.

Diketahui, Pasal 220 KUHP menjelaskan pihak yang memberitahu atau mengadukan adanya perbuatan yang dapat dihukum, padahal perbuatan tersebut sebetulnya tidak terjadi, bisa dihukum penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan.

Sebagai informasi, mengenai potensi Putri dijerat pidana, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andriyanto mengatakan, nantinya hal itu akan diserahkan kepada Tim khusus (Timsus) yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebab, Timsus yang akan memutuskan apakah akan dipidana atau tidak karena laporan palsu itu.

"Nanti kita serahkan kepada Timsus keputusannya seperti apa," kata Agus saat dikonfirmasi.

Sementara, berdasarkan hasil penyidikan Timsus Polri, dugaan peristiwa yang melukai harkat keluarga Irjen Ferdy Sambo terjadi di Magelang, Jawa Tengah. Peristiwa itu disebut terjadi sebelum Brigadir J diduga dibunuh di Duren Tiga.

Adapun terkait penghentian penyidikan atas dugaan pelecehan yang dialami Putri tersebut, pihak kuasa hukum belum dapat menyampaikan sikap lebih lanjut. Arman Hanish, selaku kuasa hukum Putri dan Irjen Ferdy Sambo, menekankan pihaknya tengah fokus mencermati proses hukum kliennya.

“Saat ini, tim kuasa hukum masih fokus menindaklanjuti proses hukum klien kami dan belum memiliki penjelasan tambahan terkait perkembangan kasus ini. Kami memercayakan kepada penyidik, terkait seluruh proses yang saat ini sedang berjalan,” ujar Arman.

Diberitakan, Bareskrim Polri menghentikan penanganan kasus dugaan pelecehan terhadap Putri, dengan terlapor Brigadir J.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian menjelaskan, pihaknya melakukan gelar perkara dua laporan, yakni dugaan percobaan pembunuhan yang dilaporkan Briptu Martin Gabe dengan korban Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dan terlapornya Brigadir J. Gelar perkara itu juga membahas dugaan kekerasan seksual dengan korban Putri Candrawathi.

"Berdasarkan hasil gelar perkara tadi sore, dua perkara ini kita hentikan penyidikannya karena tidak ditemukan peristiwa pidana," kata Dirtipidum Bareskrim, Brigjen Andi Rian, saat konferensi pers, di Mabes Polri, Jumat malam (12/8/2022).

Rian mengatakan, kedua dugaan tindak pidana itu dilaporkan terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB. Andi Rian mengatakan, penyidikan dua kasus itu hentikan karena tidak ditemukan dugaan tindak pidana.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI