Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

LPSK Tolak Pengajuan Perlindungan Istri Ferdy Sambo

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:51 WIB
Oleh : Mikael Niman / YUD
Putri Candrawathi (kanan) istri mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo mendatangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Minggu 7 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Pengajuan perlindungan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ditolak oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Sabtu (13/8/2022).

Hal ini dilatari, dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi tidak terbukti dan penyidik Bareskrim Polri telah menghentikan Laporan Polisi (LP) terkait pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi. Polisi menyebut, tidak ada kejadian pelecehan seksual di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

“LPSK bekerja dalam ranah pidana, karena ternyata tidak ada tindak pidana sebagaimana dilaporkan yang bersangkutan, LPSK tidak bisa memberikan perlindungan,” tegas Hasto Atmojo Suroyo saat dihubungi, Sabtu (13/8/2022).

Meksi begitu, LPSK akan memutuskan secara resmi pada Senin, 15 Agustus 2022 mendatang terkait dengan pengajuan perlindungan terhadap Putri Candrawathi.

Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan, Tim Khusus (Timsus) Polri saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sidik jari dan DNA. Ada lima orang yang berada di TKP yakni Putri Candrawathi, Irjen Pol Ferdy Sambo, Kuat Maruf (KM), Bripka Ricky Rizal (RR) dan Bharada Richard Eliezer (E).

“Ada lima orang (di TKP) yakni Ibu Putri, ada Pak Sambo, ada Kuat (KM), Ricky (Bripka RR) dan Richard (Bharada E) serta korban (meninggal) Yosua (Brigadir Yosua) sehingga ini dijadikan pijakan awal Timsus untuk melakukan penyelidikan,” ujar Agus Andrianto saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Selasa (9/8/2022).

Selanjutnya, Bareskrim Polri telah menetapkan 4 orang tersangka yang berada di TKP yakni Bharada E, Bripka RR, KM dan Irjen Pol Ferdy Sambo. Timsus Polri belum menetapkan status terhadap Putri Candrawathi, apakah hanya sebagai saksi atau sebagai pihak yang turut serta dalam tindak pidana tersebut, sebagaimana diatur Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. (Mikael Niman)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI