Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Dokumen Lengkap, Parsindo Siap Garap Suara Loyalis Soeharto

Minggu, 14 Agustus 2022 | 14:08 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM
Ketua Umum Parsindo Jusuf Rizal saat mendaftarkan partainya sebagai peserta Pemilu 2024, di Kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan dokumen pendaftaran Partai Swara Rakyat Indonesia atau Parsindo sudah lengkap. Parsindo berhasil melengkapi dokumen pendaftaran sejak datang ke KPU pada Jumat, 12 Agustus 2022 lalu.

"Jam 10 pagi ini Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia) telah melengkapi SIPOL 650," ujar Anggota KPU Idham Holik di Jakarta, Minggu (15/8/2024).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Perindo Jusuf Rizal mengatakan pihaknya optimistis masuk parlemen dan bahkan bisa lolos 5 besar pada Pemilu 2024. Pasalnya, kata Jusuf, pihaknya akan menggarap suara dari para pemilih loyalis mantan Presiden RI Soeharto.

"Target kita loyalis Soeharto. Di republik ini tidak ada satu parpol yang bisa bertahan kalau tidak punya figur dan tidak punya basis," ujar Jusuf saat mendaftar, Jumat (12/8/2022).

Jusuf mengatakan kurang lebih terdapat 20 juta loyalis Soeharto yang selama 24 tahun ini tertidur dan tidak bergerak. Karena itu, tutur dia, Parsindo hadir untuk membangkitkan loyalis Soeharto agar menjadi bagian dari pembangunan bangsa.

"Suara mereka kita rangkul melalui Parsindo. Target kita tidak muluk-muluk, kita berharap kita bisa menjadi lima besar parpol di Indonesia, tentu mungkin sekitar 50 kursi atau lebih," ungkap dia.

Menurut Jusuf, Parsindo akan menjadi alternatif di tengah partai-partai saat ini yang kurang berpihak pada kepentingan rakyat. Dia menilai Parsindo masih bersih dan tidak memiliki beban sejarah.

Lebih lanjut, Jusuf mengatakan Soeharto juga memiliki peninggalan yang berarti bagi Indonesia. Menurut dia, dulu Soeharto diminta mundur karena KKN, namun sekarang korupsi justru bertambah banyak.

"Peninggalan sejarah Soeharto tidak jelek-jelek banget di republik ini. Dulu dikatakan Pak Harto karena KKN maka reformasi 98 minta beliau mundur, pertanyaan sekarang KKN lebih banyak atau lebih berkurang? Kami Parsindo akan mengawal amanat Reformasi 98 agar tetap on track memerangi KKN," pungkas Jusuf.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI