Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tekankan Multilateralisme, Indonesia Finalisasi Hasil G-20 DWG

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:19 WIB
Oleh : YUD
Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa saat berbicara pada 1st Development Working Group (DWG) Meeting.

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia melakukan finalisasi hasil pertemuan 3rd G-20 Development Working Group (DWG) Meeting yang telah digelar di Bali. Diketahui, pelaksanaan 3rd G-20 Development Working Group (DWG) Meeting pada 10-12 Agustus 2022 di Bali telah mencapai akhir dengan menekankan pentingnya multilateralisme hingga pendanaan pembangunan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan DWG adalah tempat bagi negara-negara anggota G-20 untuk berkumpul, mengutamakan multilateralisme, berbagi solusi yang mendorong pertumbuhan, memetakan kembali rencana pembangunan, dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

"G-20 memiliki pengetahuan, keahlian, dan sumber daya keuangan untuk membalikkan lintasan yang telah keluar jalur. Mari lakukan segala usaha untuk mengubah arah dan membangun kemajuan yang solid,” ungkap Suharso dalam keterangan resmi di Jakarta yang diterima di Jakarta, Minggu (14/8/2022).

Ia mengungkapkan hasil 3rd DWG difinalkan dengan mengerucutnya pembahasan dokumen-dokumen kunci, yakni The G-20 Roadmap for Stronger Recovery and Resilience in Developing Countries, Least Developed Countries, and Small Island Developing States.

Kemudian, The G-20 Principles to Scale-Up Blended Finance in Developing Countries, The G-20 Ministerial Vision Statement: Multilateralism for SDGs Decade of Action, dan 2022 G-20 Bali Update.

Suharso menjelaskan empat dokumen dan kesepakatan yang telah disusun dalam rangkaian DWG Meeting akan menjadi fondasi pembahasan kerja sama pembangunan dalam G-20 Development Ministerial Meeting yang akan dilaksanakan di Belitung pada 7-9 September.

DWG Meeting telah terlaksana tiga kali sepanjang 2022, yakni 1st DWG Meeting di Jakarta pada 24-25 Februari, 2nd DWG Meeting di Yogyakarta pada 24-25 Mei, serta 3rd DWG Meeting di Bali pada 10-12 Agustus 2022.

DWG membahas strategi G-20 untuk mitigasi pandemi Covid-19, UMKM, SDGs, infrastruktur kesehatan global, transformasi digital, serta transisi energi berkelanjutan, terutama di negara berkembang.

Sementara itu, G-20 DWG Chairman Scenaider Siahaan menyatakan DWG juga menargetkan peningkatan pembiayaan campuran atau blended finance.

“Itu yang juga Indonesia usulkan, kami menyusun prinsip untuk blended finance. Jadi, bagaimana mendatangkan pendanaan termasuk dari development fund, filantropi, dan sektor swasta untuk melengkapi APBN-nya negara-negara berkembang tersebut,” ucap Scenaider.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI