Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Jelajah dari Kota Onchon

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:02 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Seorang wanita berjalan melewati layar televisi yang menunjukkan siaran berita dengan rekaman file uji coba rudal Korea Utara, di sebuah stasiun kereta api di Seoul pada Minggu 30 Januari 2022, setelah Korea Utara menembakkan "rudal balistik

Seoul, Beritasatu.com - Korea Utara menembakkan dua rudal jelajah dari kota pantai barat Onchon pada Rabu (17/8/2022), kata sumber militer Korea Selatan.

Sumber itu menambahkan, otoritas militer Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang menganalisis rincian rudal jelajah tersebut, termasuk jangkauannya.

Peluncuran itu dilakukan sehari setelah Seoul dan Washington memulai empat hari latihan bersama awal untuk persiapan pelatihan lapangan langsung Ulchi Freedom Shield yang telah lama ditangguhkan, yang bakal berlangsung dari 22 Agustus hingga 1 September.

Kedua sekutu telah mengurangi latihan militer gabungan dalam beberapa tahun terakhir karena Covid-19 dan untuk menurunkan ketegangan dengan Korea Utara, yang menuduh latihan itu sebagai persiapan untuk invasi.

Sementara itu, Pentagon pada hari Selasa (16/8/2022) mengatakan AS, Korea Selatan dan Jepang berpartisipasi dalam latihan pertahanan rudal balistik di lepas pantai Hawaii pekan lalu, latihan pertama sejak 2017 ketika hubungan antara Seoul dan Tokyo mencapai titik terendah dalam beberapa tahun.

Sementara itu Korea Utara belum melakukan uji coba rudal selama dua bulan, akibat wabah Covid-19 yang melanda negara komunis itu selama berbulan-bulan sebelum akhirnya menyatakan kemenangan atas virus tersebut pekan lalu. Korea Utara, telah diamati tengah mempersiapkan kemungkinan uji coba nuklir, yang akan menjadi yang pertama sejak 2017.

Dalam rilis berita terpisah yang dibuat oleh Korea Utara pada hari Kamis, saudara perempuan Kim Jong-un menyalahkan selebaran propaganda dari Korea Selatan yang ditemukan di dekat perbatasan telah menyebabkan wabah virus corona dan bersumpah akan melakukan "pembalasan mematikan" terhadap Korea Selatan.

Terlepas dari peringatan seperti itu, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol pada hari Rabu menegaskan kembali, bahwa dia bersedia memberikan bantuan ekonomi bertahap ke Korea Utara jika itu mengakhiri pengembangan senjata nuklir dan memulai denuklirisasi, saat dia menjawab pertanyaan selama konferensi pers untuk menandai 100 hari pertamanya. di kantor.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNA/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI