Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Keterangan Istri Ferdy Sambo Krusial dan Bisa Jadi Tersangka

Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:33 WIB
Oleh : Vento Saudale / WM
Bambang Rukminto.

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menilai, keterangan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sangat krusial. Ia bisa diperiksa sebagai tersangka.

Bambang Kepada Beritasatu.com, Rabu (17/8/2022) menuturkan, usai laporan pelecehan Putri yang tidak terbukti dan dihentikan lantaran tidak ditemukan tindak pidana dan itu masuk dalam kategori obstruction of justice, atau dianggap bagian dalam upaya menghalangi pengungkapan dari kasus dugaan pembunuhan berencana.

"Maka itu keterangan istri Ferdy Sambo ini sangat krusial dan perlu diperiksa," katanya.

Kendati demikian, harus didalami pula oleh penyidik motif Putri membuat laporan polisi tersebut. Namun, berdasarkan aturan hukum, pembuatan laporan palsu bisa dipidana.

“Itu memang kalau berdasarkan aturan ada, apakah dia lapor karena dipaksa atau apa, kita enggak tahu ya, apakah ada tekanan untuk membuat laporan itu, kita enggak tahu,” jelasnya.

Bambang menyatakan, baik istri Ferdy Sambo maupun orang-orang yang berada di sekitar TKP ataupun turut serta membantu, bisa saja diperiksa dan menjadi tersangka.

"Kemungkinan untuk ditersangkakan pada orang di sekitar TKP saat kejadian tentunya selalu ada. Dan pemeriksaan tentunya juga keniscayaan karena menjadi saksi sebuah peristiwa," paparnya.

Dia pun tak memungkiri, jika Putri masih menjadi sosok penting di dalam kasus ini. Sehingga perlu didengar kesaksiannya untuk membuka kasus ini menjadi lebih terang benderang.

"Dari enam orang yang berada di TKP, satu orang korban, empat tersangka-pelaku, satu adalah P. Tentunya kesaksiannya sangat penting untuk didengar. Meskipun demikian, karena ada hubungan kekerabatan dengan mastermind kasus penembakan, ini tentunya kemungkinan sangat berpengaruh pada kualitas kesaksiannya," ungkap Bambang.

Dia mengingatkan, meski menjadi kesaksian penting, tetap saja penyidik harus mendapatkan bukti-bukti yang lebih kuat di lapangan.

"Pencarian rekaman CCTV di lokasi, tentu harus dilanjutkan dengan mengorek keterangan para pelaku perusakan TKP di awal. Siapa perusak TKP di awal ini sampai sekarang belum dibuka oleh Polri," tambah Bambang



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI