Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Garis Polisi di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Dibongkar

Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:58 WIB
Oleh : Elan Suherlan / FFS
Petugas kepolisian membongkar garis polisi yang terpasang di lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Rabu, 17 Agustus 2022.

Subang, Beritasatu.com - Petugas dari Polres Subang dan Polda Jawa Barat (Jabar) membongkar garis polisi yang terpasang di lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Rabu (17/8/2022). Diketahui, Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) atau Amelia Mustika Ratu ditemukan tewas di bagasi mobil mewah Alphard di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021 lalu.

Dengan demikian, kasus pembunuhan ibu dan anak itu telah berlalu setahun lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 15.30 WIB, terlihat sejumlah anggota kepolisian dari Polres Subang maupun Polda Jabar memasuki TKP setelah membuka garis polisi yang sebelumnya terpasang.

Bukan hanya polisi, Yosep Hidayah, suami dari korban Tuti sekaligus ayah dari Amel pun turut hadir dalam pembukaan garis polisi tersebut yang didampingi langsung oleh kuasa hukumnya.

Garis polisi ini diketahui sudah terpasang sejak tanggal 18 Agustus 2021 lalu. Beberapa kali garis polisi yang terpasang di TKP ini diganti oleh pihak kepolisian.

Kuasa hukum Yosep, Rohman Hidayat mengatakan, pihak keluarga korban meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa kembali tinggal di rumah yang menjadi lokasi pembunuhan keji tersebut.

"Memang kami tim kuasa hukum bersama dengan Pak Yosep mengajukan kepada polisi buat dilepas garis polisi, rata-rata barang keperluan klien kami semuanya ada di rumah itu," ujar Rohman.

Menurut Rohman, pihaknya meyakini dikabulkannya permintaan itu karena pihak keluarga mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya meyakini bahwa ini hasil konferensi pers kami beberapa waktu lalu terkait kami dan pihak keluarga mengirim surat kepada Presiden dan Kapolri," katanya.

Seperti diketahui, Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di bagasi mobil mewah Alpard di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021.

Dengan demikian, kasus pembunuhan ini menginjak satu tahun. Namun, hingga saat ini kasus tersebut masih misteri. Padahal, Polres Subang maupun Polda Jabar memeriksa sebanyak 121 orang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI