Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Polisi Usut Pembuat Selebaran Jaringan Judi Libatkan Petinggi Polri

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:56 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / BW
Dedi Prasetyo.

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri akan mengusut pembuat dan penyebar selebaran yang menyebut jaringan judi online melibakan sejumlah petinggi Polri.

"Nanti biar didalami sama Dit Siber," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Jumat (19/8/2022).

Selain itu, Dedi juga mengungkapkan bahwa Polri tidak pandang bulu untuk memberantas anggotanya yang terlibat dengan judi online hingga narkoba.

"Pekat (judi, premanisme, narkoba) dan lain sebagainya sikat terus tanpa pandang bulu itu komitmen dari dulu oke," ucapnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, dirinya akan mencopot anggotanya jika terlibat pelanggaran hingga mencoreng korps Bhayangkara. Bahkan jika ada petinggi Polri yang terlibat perjudian, Kapolri menegaskan tak segan untuk mencopotnya.

"Mulai dari beberapa waktu lalu, saya sudah perintahkan yang namanya perjudian, saya ulangi yang namanya perjudian apapun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online semua itu harus ditindak. Saya ulangi yang namanya perjudian apakah itu judi darat, judi online, dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana lainnya harus di tindak,” kata Kapolri saat menggelar arahan melalui video konferensi kepada seluruh jajaran mulai dari tingkat Mabes Polri hingga Polda Jajaran se-Indonesia, Kamis (18/8/2022).

“Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu kapolres, apakah itu direktur, apakah itu kapolda, saya copot. Demikian juga di Mabes tolong untuk diperhatikan akan saya copot juga," tambahnya.

Kapolri juga menegaskan kepada semua jajaran untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.

"Mulai dari peredaran narkotika, perjudian baik konvensional ataupun online, adanya pungutan liar (pungli), ilegal mining, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap arogan hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat," tutur Sigit.

Kapolri kemudian menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk kembali meraih kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang belakangan ini menurun terutama setelah munculnya peristiwa penembakan di Duren Tiga.

"Ini terkait dengan masalah kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dan ini menjadi pertaruhan kita bersama. Oleh karena itu, hal ini yang tentunya menjadi catatan penting dan saya minta untuk betul-betul bisa ditindaklanjuti," kata Sigit mengawali pengarahannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI