Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Jadi Tersangka, DPR: Putri Candrawathi Pasti Akan Ditahan

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 09:57 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM
Trimedya Panjaitan

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan menilai, Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akan segera ditahan pasca ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Menurut Trimedya, penahanan hanya menunggu waktu Putri sehat dan kondisinya pulih.

"Iya, pasti akan dilakukan penahanan," ujar Trimedya di Jakarta, Jumat (19/8/2022).

Trimedya mengatakan, penahanan tersangka menjadi hak subjektif dan objektif dari para penyidik aparat penegak hukum. Dia menduga Putri belum ditahan karena alasan subyektif penyidik, seperti kondisinya tidak sehat atau secara psikis belum stabil.

"Tapi kalau tidak menahan itu seyogianya disampaikan juga oleh pihak kepolisian kenapa nggak ditahan, kenapa diperlakukan berbeda antara Pak Sambo dengan istrinya," kata dia.

Trimedya mengaku memahami keputusan penyidik yang belum menahan Putri Candrawathi. Namun, dia mengingatkan bahwa alasan sakit merupakan alasan klasik yang disampaikan tersangka suatu tindak pidana.

"Yang diambil oleh pihak kepolisian, ya saya pribadi bisa memahaminya. Hanya saja kalau alasan sakit ya kita tunggu, kapan nggak sakitnya. Karena kalau alasan sakit itu, itu sudah klasik kan disampaikan oleh orang yang punya masalah hukum. Jadi tentulah pihak kepolisian tidak akan bisa dan mau menerima begitu saja alasan sakit itu," ungkap dia.

Trimedya pun mendorong agar kepolisian menyediakan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Putri Candrawathi. Jika sudah sehat, maka sudah bisa langsung ditahan.

"Lebih baik lagi dokter dari pihak kepolisian memeriksa dan harusnya satu minggu setelah ini, apa pihak kepolisian menahan Ibu Putri ini, ya kan nggak mungkin orang sakit berbulan-bulan," pungkas Trimedya.

Diketahui, Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Menetapkan saudari PC sebagai tersangka (Putri Candrawathi)," Kata Ketua Tim Khusus (Timsus) yang juga Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Komjen Pol Agung Budi Maryoto saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jumat (19/8/2022).

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyatakan, Putri dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

"Jadi pasal yang kami persangkakan terhadap saudari PC adalah Pasal 340 KUHP subsider 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI