Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Markis Kido Tak Sadarkan Diri Saat Baru Bermain Setengah Gim

Senin, 14 Juni 2021 | 22:23 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka, Hendro D Situmorang / BW
Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan (kedua dari kiri) dan Markis Kido merebut medali emas Olimpiade Beijing, Tiongkok, 16 Agustus 2008.

Jakarta, Beritasatu.com - Kabar duka menyelimuti dunia bulutangkis Indonesia. Salah satu putra terbaiknya, Markis Kido, meninggal dunia hari Senin (14/6/2021) petang.

Kido yang akrab disapa Uda ini berpulang saat sedang bermain bulutangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang.

Advertisement

Menurut Candra Wijaya, mantan pemain yang hadir di arena, Kido tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri saat baru bermain setengah gim. Kedudukan 15-8. Saat itu sekitar jam 18.30 WIB.

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh. Dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok," tutur Candra, yang kemudian membawa Kido ke RS Omni di Alam Sutra, Tangerang.

Selama ini, Kido memang tiap Senin rutin bermain bulutangkis dengan sebuah tim di sana.

Ibunda Kido, Zul Asteria yang tampak tegar menjelaskan kondisi putra pertamanya tersebut.

"Dia sepertinya memang maunya (hidup dan matinya) di lapangan kali ya. Tadi saya berdoa semoga masih bisa selamat," ujar Zul dalam keterangannya kepada tim media PP PBSI.

"Saya kira tadi hanya stroke, karena dia kan punya darah tinggi terus mungkin jatuh dan pembuluh darahnya pecah. Saya berdoanya begitu tetapi ternyata mas Kido diambil," lanjutnya.

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan duka yang mendalam dan rasa kehilangan yang besar atas musibah ini.

Pahlawan
"Hari ini keluarga besar bulutangkis Indonesia sangat berduka dengan berpulangnya Markis Kido, pahlawan bulutangkis yang telah berulang kali mengharumkan nama Merah Putih di panggung bulutangkis dunia," ucap Agung Firman Sampurna, Ketua Umum PP PBSI.

"Meninggalnya Kido merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia bulutangkis Indonesia yang tengah menghadapi Olimpiade Tokyo. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan," sambung Agung.

Markis Kido layak disebut legenda bulutangkis dengan segala prestasi yang ia sudah torehkan untuk Merah-Putih. Oleh karenanya, PBSI berharap suri tauladan pria kelahiran 11 Agustus 1984 itu menjadi inspirasi para penerusnya.

"Dengan prestasi besar seperti juara dunia 2007 di Kuala Lumpur, medali emas Olimpiade Beijing 2008, dan emas Asian Games 2010 Guangzhou bersama Hendra Setiawan, nama Kido begitu harum di pentas dunia. Kami keluarga besar bulutangkis Indonesia dan PBSI ikut berduka cita dan merasa kehilangan besar dengan berpulangnya Markis Kido," tutur Agung.

"Semoga suri teladan, semangat juang, prestasi besar, dan etos kerja yang telah ditunjukkan Markis Kido selama ini, bisa menginspirasi para pemain-pemain bulutangkis Indonesia untuk mengikuti jejak almarhum," pesannya.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri.

Jenazah malam ini akan langsung disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Pemakaman masih menunggu kedatangan sang istri dari Solo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 14 Juni 2021

OLAHRAGA | 13 Juni 2021

OLAHRAGA | 13 Juni 2021

BERITA TERPOPULER


#1
PPKM Level 4 Diperpanjang hingga 9 Agustus

#2
Koleksi Emas Terlengkap Multievent, Greysia Polii Kalahkan Susy Susanti dan Butet

#3
Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun, Anak Akidi Tio Ditetapkan Tersangka

#4
Olimpiade Tokyo: Taklukkan Unggulan Kedua, Greysia/Apriyani Sabet Emas Pertama

#5
Hoax Sumbangan Rp 2 Triliun dari Akidi Tio, Gubernur Sumsel Minta Polisi Bertindak

#6
Diskualifikasi, Kehilangan Tandem dan Kakak Warnai Jalan Berliku Greysia Polii Meraih Emas

#7
Emas Pertama Indonesia Diwarnai Raket Lawan Patah dan Akrobat Greysia/Apriyani

#8
Polda Sumsel Periksa Anak Akidi Tio Soal Dana Hibah 2 Triliun

#9
Video Call dengan Greysia/Apriyani, Jokowi: Saya Deg-degan Waktu Set Pertama

#10
Kemdagri Tegaskan Perpanjangan PPKM Menunggu Pengumuman Presiden

TERKINI


NASIONAL | 2 Agustus 2021

MEGAPOLITAN | 2 Agustus 2021

NASIONAL | 2 Agustus 2021

OLAHRAGA | 2 Agustus 2021

NASIONAL | 2 Agustus 2021

NASIONAL | 2 Agustus 2021

EKONOMI | 2 Agustus 2021

NASIONAL | 2 Agustus 2021

KESEHATAN | 2 Agustus 2021

EKONOMI | 2 Agustus 2021