Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Olimpiade Tokyo; Bermain Tenang dan Efektif Jadi Kunci Kemenangan Hendra/Ahsan

Kamis, 29 Juli 2021 | 13:31 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan

Tokyo, Beritasatu.com - Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menceritakan kunci kemenangannya atas wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di perempat final Olimpiade Tokyo 2020 ialah bermain tenang tetapi efektif dalam melakukan serangan balasan.

"Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini, pertandingan yang cukup berat tapi bisa kami lewati. Hari ini kami menekan duluan, polanya bisa dapat serangan dulu," ujar Ahsan lewat keterangan resmi PBSI, Kamis (29/7/2021).

Pada babak perempat final di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, The Daddies menang rubber game 21-14, 16-21, 21-9.

Pada gim kedua, pasangan peringkat dua ini banyak melakukan kesalahan sehingga menambah semangat lawan untuk terus menekan. Dalam tekanan itu, The Daddies pun menjadi tergesa-gesa dan membuat permainan menjadi lebih tidak terkendali.

"Di gim ketiga kami coba lebih tenang dan main satu-satu dan tidak kencang, itu membuat mereka jadi tidak enak mainnya," kata Hendra.

Hendra/Ahsan juga mengungkapkan pola permainan Kamura/Sonoda tidak berubah dibanding pertemuan-pertemuan sebelumnya.

"Pola permainan mereka kurang lebih sama dengan bermain bola panjang-panjang. Jadi kami memang sudah antisipasi dan menerapkan pola yang sama seperti pertemuan sebelumnya," Hendra menambahkan.

Masuk ke semifinal, Hendra/Ahsan hanya ingin fokus ke laga yang akan digelar hari Jumat, dengan menghadapi Lee Yang/Wang Chi-Lin dari Taiwan.

"Kami tidak mau memikirkan medali dulu, masih ada beberapa pertandingan lagi dan lawannya pasti berat. Jadi mau fokus dan mempersiapkan diri saja," ujar Ahsan.

Sayangnya, kemenangan Hendra/Ahsan tidak diikuti Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Minions harus mengakui keunggulan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung 14-21, 17-21 di perempat final.

"Pastinya peluru Indonesia di ganda putra berkurang ya karena tadinya kita punya dua, sekarang tinggal satu. Tapi kami mau coba fokus ke pertandingan kami saja, tidak mau terlalu mikir ke sana," tutur Ahsan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 25 September 2021

OLAHRAGA | 25 September 2021

OLAHRAGA | 25 September 2021

OLAHRAGA | 25 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 2.041, Positivity Rate 1%

#2
Penyelesaian Lahan Bojong Koneng, Ini Tawaran Sentul City ke Rocky Gerung

#3
Timnas Brasil Siapkan 25 Pemain Hadapi Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia

#4
Polisi Ringkus Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

#5
Warga Tidak Terima Penzaliman Kepala Sekuriti Permata Buana

#6
Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

#7
Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Pelaku Terekam CCTV

#8
Saleh Husin Kedatangan Sahabat dari NTT

#9
JK Kecam Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar, Masyarakat Jangan Terprovokasi

#10
Taliban Serukan Tumpas ISIS di Afghanistan

TERKINI


NASIONAL | 26 September 2021

BOLA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

EKONOMI | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021