Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Jokowi Mendapat Raket dari Leani, Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo

Jumat, 17 September 2021 | 12:33 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS
Penyerahan kenang-kenangan raket oleh atlet parabadminton Leani Ratri Oktila kepada Presiden Jokowi di halaman belakang Istana Bogor, Jumat, 17 September 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi mendapatkan kenang-kenangan raket persembahan Leani Ratri Oktila, atlet parabadminton Indonesia yang menyabet dua medali emas di ajang Paralimpiade Tokyo 2020.

Penyerahan raket oleh Leani Ratri tersebut dilakukannya saat Presiden Jokowi mewakili pemerintah memberikan penghargaan dan bonus kepada para atlet berprestasi di halaman belakang Istana Bogor, Jumat (17/09/2021).

Pada tiga nomor yang diikutinya di Paralimpiade Tokyo, atlet kelahiran Kampar, Riau, 6 Mei 1991 tersebut mempersembahkan tiga medali, yakni dua emas dan satu perak.


Tanda tangan Presiden. (BPMI Setpres/Agus Suparto)

Medali emas diperolehnya dari nomor ganda putri dan ganda campuran sedangkan perak untuk tunggal putri.

Dengan raihan ini, perempuan berusia 30 tahun ini tak hanya menjadi atlet parabadminton terbaik Indonesia, tetapi juga menjadi yang terbaik di dunia dalam kategori tunggal putri SL4.

Seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Leani mengalami kecelakaan sepeda motor pada tahun 2011 sehingga patah kaki kiri. Kecelakaan tersebut menyebabkannya kakinya menjadi 7cm lebih pendek dari kaki kanan.

Sementara raket yang dipersembahkan kepada Presiden adalah raket yang dipakainya saat berjuang meraih medali emas di Tokyo.

Pada kesempatan tersebut Leani Ratri membawa dua raket. Satu raket dipersembahkan untuk Presiden dan satu lagi ia persiapkan untuk ditandatangani Jokowi.

Leani Ratri sengaja meminta kenang-kenangan dari Presiden Jokowi berupa tanda tangan di atas grip raket yang akan ia bawa pulang. Adegan penyerahan kenang-kenangan tersebut diabadikan fotografer Presiden, Agus Suparto.

Seperti diberitakan, Leani meraih perak di nomor tunggal putri nomor SL4 setelah di final kalah dari atlet Tiongkok, Cheng Hefang,19-21, 21-17, 16-21

Bersama Khalimatus Sadiyah, Leani Ratri merebut emas Paralimpiade Tokyo 2020 ganda putri dengan menaklukkan pasangan Tiongkok Cheng Hefang/Ma Huihui, 21-18, 21-12.

Di nomor ganda campuran, bersama berpasangan dengan Hary Susanto ia mengalahkan wakil Prancis Lucas Mazur/Faustine Noel, 23-22, 21-17.

Di ajang Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Ratri merupakan pemegang rangking nomor 1 dunia di 3 nomor tersebut.

Ia merupakan satu-satunya atlet Indonesia dan yang pertama kali meraih emas dengan dua medali sekaligus, plus satu perak. Berkat peran besar Leani Ratri, Indonesia berada di posisi 43 klasemen torehan medali Paralimpiade 2020, naik dari peringkat 76 pada Paralimpiade 2016.

“Terima kasih atas medali emas yang diberikan di cabang bulu tangkis, bukan hanya satu emas tetapi langsung dua emas. Ini adalah sebuah lompatan dan saudara-saudara mampu membuktikan bisa bersaing, mampu bersaing di kancah global,” kata Presiden dalam sambutannya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 19 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Insiden di Piala Thomas, Menpora Minta Maaf dan Siap Seret ke Jalur Hukum

#2
Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, LADI Minta Maaf

#3
2 Oknum Polisi Didakwa Menganiaya dan Membunuh Anggota FPI di KM 50 Tol Japek

#4
Cuaca Ekstrem di Kota Bogor, 4 Mobil Tertimpa Pohon

#5
Insiden di Piala Thomas, LADI Menolak Disalahkan Sepenuhnya

#6
Pasien Kembali Naik, Tempat Tidur Wisma Atlet Kemayoran Terisi 215 Orang

#7
PAN Kepincut Usung Ganjar di Pilpres 2024

#8
Tidak Kabur, Rachel Vennya Mengaku Tak Jalani Karantina

#9
Bumoon.io Dorong Kepedulian Lingkungan lewat Token Kripto

#10
Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

TERKINI


BOLA | 19 Oktober 2021

BOLA | 19 Oktober 2021

NASIONAL | 19 Oktober 2021

EKONOMI | 19 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2021

DUNIA | 19 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 19 Oktober 2021

EKONOMI | 19 Oktober 2021

NASIONAL | 19 Oktober 2021

EKONOMI | 19 Oktober 2021