Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Digelar Mulai Hari Ini, Tenis PON Papua Tidak Mematok Usia

Minggu, 26 September 2021 | 06:33 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS
Petenis nasional Christopher Rungkat.

Jakarta, Beritasatu.com - Cabang olahraga tenis di PON XX Papua akan dimulai digelar hari ini Minggu (26/9/2021). Cabor tenis tidak mematok usia peserta.

Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua bakal berlangsung 2 hingga 15 Oktober 2021. Namun beberapa cabang olahraga telah bergulir mendahului jadwal resmi. Cabor tenis sendiri akan mulai Minggu, 25 September hingga Kamis, 7 Oktober, menggelar tujuh nomor pertandingan. Beregu putra dan putri serta lima set medali perorangan: tunggal dan ganda putra putri serta mix doubles.

Tenis kembali ke khitah di PON Papua ini, balik lagi ke aturan tanpa pembatasan usia peserta. Bebas, tidak seperti edisi 2012 di Riau dan 2016 di Jawa Barat yang mematok ajang ini maksimal berusia 21 tahun.

Pemerhati tenis nasional, Dwi Ari Setyadi mengajak untuk berprasangka baik kepada aturan pembatasan usia yang diketok sekitar 10 tahun silam ketika Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) di bawah kepemimpinan Martina Widjaja. Sebuah kebijakan nan visioner untuk melahirkan juara muda usia.

"Rada aneh bin ajaib karena pada PON 2008, tanpa pembatasan umur pun, ajang puncak prestasi olahraga nasional ini juga melahirkan juara muda. Christopher Rungkat yang meraih emas tunggal putra masih 18 tahun, sedangkan peraih emas tunggal putri, Ayu Fani Damayanti 22 tahun," kata dia kepada Beritasatu.com, Sabtu (25/9/2021).

Jangan juga, lanjut dia, mencari dasar aturan itu dari literasi tenis. Tidak mungkin ditemukan. Aturan aneh nan ganjil apalagi setelah munculnya Youth Olimpic di tingkat dunia atau PON Remaja di Indonesia.

Batas usia atas, hanya ada di kategori junior, yakni untuk petenis 18 tahun ke bawah. Setelah itu hanya ada kategori terbuka. Di level senior atau dikenal dengan istilah veteran di Tanah Air, yang ada adalah usia batas bawah, yaitu untuk pemain minimal 35 tahun.

Federasi Tenis Internasional (ITF) justru serius membuat aturan minimal usia petenis agar dapat berkompetisi. Age Eligible, minimal telah berulang tahun ke-14 saat ikut turnamen. Rules itu dibuat melalui penelitian dan panel diskusi berbagai ahli. Bukan hasil Munas Induk Organisasi yang dihadiri wakil pengurus dengan latar belakang yang acak.

"Percayalah bahwa kompetisi yang sehat akan melahirkan juara yang bermartabat. Pembinaan yang benar akan menghasilkan talenta muda yang menjadi juara karena mereka memang lebih baik dari generasi lama. Selamat kembali ke jalur yang benar PON Papua 2021," tutup Ari Setyadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 25 Oktober 2021

OLAHRAGA | 25 Oktober 2021

OLAHRAGA | 25 Oktober 2021

OLAHRAGA | 25 Oktober 2021

OLAHRAGA | 25 Oktober 2021

OLAHRAGA | 24 Oktober 2021

OLAHRAGA | 24 Oktober 2021

OLAHRAGA | 24 Oktober 2021

OLAHRAGA | 24 Oktober 2021

OLAHRAGA | 24 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#9
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

#10
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 25 Oktober 2021