Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Menpora Anggap Regulasi Antidoping Hal yang Serius

Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Menpora Zainudin Amali.

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku tidak menganggap remeh masalah regulasi antidoping dari sanksi yang diberikan World Anti Doping Agency (WADA) atau Badan Antidoping Dunia. Hal ini ternyata berbuntut pada saat upacara penghormatan pemenang Piala Thomas yang dilakukan tanpa pengibaran bendera Merah Putih pada Minggu (17/10/2021) malam WIB.

Sebenarnya perihal teguran ketidaktaatan TDP (Tes Doping Plan) sudah diklarifikasi dan mendapatkan respon baik dari WADA, ternyata tidak hanya itu, ada pending matters dari kepengurusan lama yang juga perlu penyelesaian.

"Saya tidak ada menganggap remeh, ini hal serius. Waktu saya sampaikan beberapa waktu lalu berdasarkan laporan yang saya terima hanya masalah TDP. Jadi setelah kita klarifikasi seharusnya sudah tidak ada masalah lagi," tegas Menpora Amali menjawab pertanyaan Beritasatu.com pada konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

Menurutnya Amali, saat pihaknya mengadakan rakor internal bersama Komite Olimpiade Indonesia dan Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) tadi pagi, baru diketahui ada pending matters sehubungan kepengurusan yang lama yang harus diselesaikan. Jadi ada transisi yang tidak cepat.

Sanksi WADA terhadap LADI tidak bisa serta merta dibiarkan menyelesaikan sendiri, karena dampak dari sangsi berimbas kepada semua secara kenegaraan.

Oleh karenanya guna hal tersebut Menpora dalam rakor internal yang dihadiri oleh Ketua KOI atau NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Sekjen LADI Dessy Rosmelita langsung membentuk Tim Akselerasi dan Investigasi.

Ditunjuk Ketua Tim adalah Ketua NOC Indonesia, dengan anggota Sekjen NOC, dari LADI 2 orang, nantinya juga ada perwakilan dari cabor-cabor yang sering dan punya banyak agenda even internasional, serta satu dari pemerintah yakni dari Kemenpora.

"Dalam rakor internal pagi ini saya bentuk Tim yang diketuai Pak Okto, dengan dua tugas yakni akselerasi, percepatan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terutama WADA guna mempercepat pencabutan sangsi. Yang kedua investigasi, guna mencari apa yang sebenarnya terjadi dan apa penyebabnya serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan," kata Amali.

Menpora dalam hal ini juga sudah berkomunikasi dengan Menteri Sekretaris Negara, melaporkan langkah-langkah yang diambil untuk dalam waktu yang tidak terlalu lama segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi.

"Selanjutnya tim segera bekerja untuk dua tugas tersebut dan bertanggung jawab langsung kepada saya selaku Menpora, serta saya sudah berkomunikasi dengan Mensesneg menyampaikan langkah-langkah yang kami ambil," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2 Wakil Thailand Raih Tiket Final Indonesia Terbuka

#2
Ini Video Mobil Salto Sean-Bamsoet di Meikarta Sprint Rally

#3
Kondisi Terkini Kabag Ops Ditlantas Korban Pemukulan PP

#4
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#5
Kementerian PUPR: Ini Cara Kerja Tol Nirsentuh MLFF

#6
Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

#7
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 November 2021

#8
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

#9
Jojo Gagal Tumbangkan Juara Olimpiade

#10
Mobil Ringsek, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya dan Sean

TERKINI


BOLA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BOLA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021