Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Percepat Pencabutan Sanksi WADA, LADI Tempuh Berbagai Cara

Senin, 8 November 2021 | 22:37 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Mustafa Fauzi.

Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Umum Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) Musthofa Fauzi menyatakan pihaknya menempuh sejumlah upaya guna mempercepat pencabutan sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia atau World Antidoping Agency (WADA).

"Saat ini LADI fokus melakukan Testing In Competition testing Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua dengan jumlah sampel sejumlah sekitar 200 dengan rentang waktu selama seminggu ke depan," katanya dalam rapat dengan Komisi X DPR, Senin (8/11/2021).

Adapun proses pengambilan sampel Peparnas ini dengan supervisi dan monitoring testing antidoping oleh Japan Antidoping Agency (JADA) sebagaimana saran WADA secara jarak jauh (virtual dan email). Kemudian nantinya hal tersebut akan dipantau kemajuannya via sistem ADAMS (sistem pelaporan testing di WADA).

"Setelah Peparnas selesai, LADI akan fokus kejar Out of Competition Testing (OOCT) 2021 yang belum terlaksana untuk Q3 dan Q4. Setelah itu semua tercapai LADI akan mengajukan evaluasi ulang terhadap status non compliace LADI terhadap WADA," ungkap Musthofa.

Menurutnya, LADI juga telah mengirimkan revisi Test Doping Plan (TDP) untuk tahun 2021, 2022, kuartal 3-4 tahun 2021, serta implementasi TDP pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua kemarin.

Ia mengatakan TDP hingga 2022 yang dikirim tersebut sudah disetujui oleh WADA dan tinggal diimplementasikan. Hal ini termasuk melaksanakan pengawasan doping di Peparnas.

Maka dari itu LADI terus membangun komunikasi aktif dengan WADA serta membentuk tim akselerasi untuk mencabut sanksi tersebut.

"Kami berkomunikasi aktif. LADI dibantu KOI atau NOC Indonesia, Kemenpora yang membentuk tim akselerasi untuk pencabutan sanksi WADA. Mereka memaparkan apa kewajiban-kewajiban yang harus dilakukan tapi kami juga memaparkan apa yang miskomunikasi yang kita sampaikan sehingga mereka akhirnya mengakui bahwa ini menjadi bahan dari review dari mereka," pungkas Musthofa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Hindari Ancaman Tsunami, Raja Tonga Dievakuasi

#2
Kabar Baik! Jokowi Setujui Perpanjangan PPnBM Mobil

#3
Akibat Letusan Gunung di Tonga, Pantai Jepang Dihantam Tsunami

#4
Pelabuhan Kedindi Reo Dinilai Layak Jadi Pelabuhan Export Terbesar Kedua di NTT

#5
Setelah Omicron, Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan

#6
Mengenal NFT dan Cara Menjualnya di Opensea

#7
Kapolda Buka Balap Jalanan di Ancol

#8
Lansia Dapat Disuntik Vaksin Booster Tanpa Tiket Undangan dari PeduliLindungi

#9
KPU Usulkan Pemilu 21 Februari 2024

#10
Kepala Jordan Terkena Lemparan Suporter, Real Betis vs Sevilla Dihentikan

TERKINI


KESEHATAN | 17 Januari 2022

BOLA | 17 Januari 2022

NASIONAL | 17 Januari 2022

EKONOMI | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022