Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Menpora Fokus Percepatan Pencabutan Sanksi LADI

Jumat, 12 November 2021 | 17:21 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / CAH
Menpora Zainudin Amali mengikuti Rapar Kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 11 November 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kembali menegaskan, dalam pembentukan tim akselerasi dan investigasi penyelesaian sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) ada dua tugas yakni akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) dan WADA dan mempercepat pencabutan sanksi kemudian baru investigasi.

"Kita konsentrasi kepada akselerasi penyelesaian masalah-masalah antara LADI dan WADA dan mempercepat pencabutan sanksi setelah itu baru investigasi. Kita tidak ingin jika dijalankan bersamaan dua fungsi utama bisa terganggu karena belum tahu mana pihak yang terlibat dan sebagainya," kata Menpora Amali saat Raker bersama Komisi X DPR, Kamis (11/11/2021).

Advertisement

Menurut Menpora Amali, Presiden Joko Widodo berpesan kepada dirinya untuk memenuhi semua permintaan WADA, perbaiki komunikasi, investigasi dan umumkan hasil investigasi.

"Ada tiga arahan Bapak Presiden yakni penuhi permintaan WADA, perbaiki komunikasi, investigasi dan umumkan hasilnya tidak boleh ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Ketua Tim Percepatan dan Investigasi Penyelesaian Sanksi WADA, Raja Sapta Oktohari mengaku fokus terhadap proses akselerasi dan sudah mendapatkan fakta-fakta. "Kami fokus proses akselerasi dan sudah mendapat tiga fakta yakni masalah komunikasi, administrasi, serta teknis," ujarnya.

Menurutnya, untuk masalah komunikasi sudah dilakukan dengan semua stakeholder yang akhirnya terdapat relaksasi yang membuat Indonesia tetap mengadakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan jadwal.

"Orang Indonesia yang duduk di both-both members internasional tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa, bahkan lagu Indonesia Raya masih dikumandangkan apabila Indonesia ada yang menang dalam pertandingan, hanya memang untuk Bendera Merah-Putih masih menunggu complains," jelasnya.

"Semoga dalam satu atau dua minggu kedepan bisa diselesaikan. Untuk masalah teknis semoga akhir November bisa tuntas. Setelah itu kami akan melakukan diplomasi kembali kepada WADA bahwa semua tantangan-tantangan yang menjadi dasar sanksi yang diberikan kepada Indonesia telah bisa diselesaikan sehingga apabila memungkinkan proses pengangkatan sanksi dipercepat," tambahnya.

Hal ini, lanjutnya, memang butuh diplomasi karena sanksi telah dijatuhkan selama satu tahun.

"Jadi, selain bendera yang tidak bisa dikibarkan juga kegiatan internasional yang baru didapat belum bisa diumumkan, tetapi kegiatan yang sebelumnya sudah didapat sebelum jatuh sanksi WADA masih tetap bisa dijalankan sesuai jadwal," pungkas Okto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

OLAHRAGA | 19 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#9
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022