Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Guntur Soekarnoputra Pertanyakan Model Demokrasi Indonesia

Selasa, 15 Juni 2021 | 22:00 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR
Guntur Soekarnoputra.

Jakarta, Beritasatu.com - Putra Proklamator Soekarno, Guntur Soekarnoputra mempertanyakan model demokrasi yang saat ini dipraktikkan di Indonesia. Baginya, praktik saat ini tak berbeda jauh dengan praktik demokrasi di Israel. Sebab, Guntur merasa praktik demokrasi yang dilakukan di Indonesia tak jelas.

“Semua narasumber bicara mengenai demokrasi. Tapi saya ingin dapat penjelasan yang pasti, Kita menganut demokrasi apa sih modelnya? Demokrasi Pancasila? Kerakyatan? Liberal? Saya terus terang belum bisa menentukan demokrasi apa kita ini,” kata Guntur dalam webinar Pra-Kongres IV PA GMNI, Selasa (15/6/2021).

Webinar itu bertema “Pertahanan Negara dan Keamanan Nasional: Strategi, Kebijakan dan Pembangunan yang Sesuai dengan Karakter Bangsa”.

“Paling saya bisa berkomentar demokrasi kita ini demokrasi 50 tambah satu saja, seperti yang terjadi di Israel. Pemilihan PM Netanyahu, yang selisihnya cuma satu, 60 tak setuju Netanyahu dan 59 setuju,” ujar Guntur.

Guntur juga memberi tanggapan soal adanya pendapat bahwa Gerakan Non Blok (GNB) dianggap sebagai kekuatan penyeimbang pada masa perang kekuatan Blok Barat vs Blok Timur sedang terjadi. Menurut Guntur, GNB bukanlah kekuatan penyeimbang.

“Waktu konferensi Non Blok di Beograd tahun 1961, saya diajak bapak saya, Bung Karno untuk menyaksikan. Saya ikuti proses yang terjadi di sidang Non Blok. Betul waktu itu Non Blok tak ikuti Blok Barat atau Blok Timur. Tapi bukan berarti sebagai kekuatan penyeimbang. Non Blok adalah kekuatan anti neokolonialisme,” tegas Guntur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 26 September 2021

POLITIK | 26 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#4
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#7
Yusril Ajukan Judicial Review AD/ART Demokrat, SBY: Hukum Bisa Dibeli, tetapi Tidak untuk Keadilan

#8
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#9
Panglima TNI Tidak Mau Berpolemik Soal Pernyataan Gatot Nurmantyo

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


NASIONAL | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021