Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Simpang Siur RUU KUP, Fraksi PKB Harap Pemerintah Beri Penjelasan ke Publik

Rabu, 16 Juni 2021 | 19:15 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR Cucun Ahmad Syamsurijal berharap pemerintah memberi penjelasan kepada publik terkait kesimpangsiuran Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan Umum Perpajakan (KUP). Cucun menyatakan polemik RUU KUP berpotensi menganggu stabilitas politik.

“Isunya masih simpang siur, seharusnya segera beri penjelasan kepada publik sehingga tidak berkepanjangan,” kata Cucun dalam diskusi publik bertajuk “Perluasan Basis Pajak di Era Pandemi” yang digelar Fraksi PKB DPR, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Cucun menyatakan RUU KUP telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021. Namun, menurut Cucun, belum ada pembahasan RUU KUP, karena masih diproses tingkat Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

“Tinggal Bamus (putuskan) siapa yang akan membahasnya, Komisi XI DPR atau alat kelengkapan dewan lain,” ucap Cucun.

Cucun menegaskan Fraksi PKB bakal menolak RUU KUP jika memperluas pajak pertambahan nilai (PPN) untuk sekolah swasta, termasuk sembako. Penolakan itu, kata Cucun, sesuai instruksi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

“Ketua umum sudah menginstruksikan Fraksi PKB untuk menyampaikan kepada pemerintah, sikap untuk menolak kalau akan ada PPN terhadap sembako dan penyelenggaraan pendidikan,” tegas Cucun.

Cucun menuturkan perluasan PPN pada sektor penyelenggaraan pendidikan infonya diatur dengan klasterisasi. Namun, menurut Cucun, tetap saja hal tersebut akan berdampak terhadap para siswa, orang tua siswa, dan mahasiswa untuk dapat menempuh pendidikan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 27 September 2021

POLITIK | 26 September 2021

POLITIK | 26 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#4
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021