Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Pandemi Covid-19, Politikus PAN: Perlu Penguatan Solidaritas Global dan Nasional

Sabtu, 25 September 2021 | 23:35 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Achmad Hafisz Tohir (kiri).

Bandung, Beritasatu.com – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Achmad Hafisz Tohir menyebut perlu penguatan solidaritas global dan nasional untuk mengatasi pandemi Covid-19. Hafisz pun menyitir dua hal yang diingatkan Sekjen PBB Antonio Guterres.

“Dua hal diingatkan sekjen PBB, yakni pandemi Covid-19 menjungkirbalikkan tatanan kehidupan manusia. Kemudian, pandemi Covid-19 juga memicu resesi global yang sangat parah. Untuk itu perlu penguatan solidaritas, sinergi, dan kolaborasi antar masyarakat pada skala global dan nasional,” kata Hafisz.

Hal itu disampaikan Hafisz dalam acara Forum Komunikasi dan Sosialisasi Program Kerja DPR bertema “Optimalisasi Tugas dan Fungsi DPR di Tengah Pandemi” di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9/2021). Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR ini menegaskan upaya mitigasi pandemi Covid-19 sangat diperlukan.

“Fokus implementasinya pada Revitalisasi SDG's, karena pandemi Covid-19 berdampak pada setiap sektor. Selain sektor kesehatan, ekonomi adalah sektor yang paling terdampak akibat pandemi ini,” ujar Hafisz

Di sisi lain, legislator dari Daerah Pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I itu berpendapat di tengah tatanan dunia yang makin terkoneksi, tidak dipungkiri suatu isu global memiliki dampak hingga ke tataran lokal masyarakat. Melalui partisipasi dalam diplomasi parlemen, Hafisz memiliki kesempatan untuk memperkenalkan dapilnya ke dunia internasional.

“Sebaliknya pula, saya dapat memperjuangkan isu-isu global yang apabila tidak dikomunikasikan akan membawa dampak bagi dapil saya. Satu contoh, isu kelapa sawit Indonesia yang mendapatkan tekanan di Uni Eropa,” demikian anggota Komisi XI DPR ini.

Sementara itu, Sekjen DPR Indra Iskandar mengapresiasi sinergitas antara wakil rakyat di DPR dengan awak media, khususnya selama pandemi Covid-19. Menurut Indra, kolaborasi tersebut membuat langkah-langkah strategis fungsi parlemen dapat berjalan dengan harmonis. Indra mengatakan fungsi DPR saat ini sudah bukan sekadar identik dengan legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

“Berdasarkan UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR. DPD, dan DPRD (MD3) Pasal 69 Ayat 1 dan 2 dinyatakan bahwa DPR juga punya fungsi (salah satunya) mendukung pemerintah dalam melaksanakan politik luar negeri,” kata Indra dalam acara dengan peserta anggota Koordinatoriat Wartawan Parlemen tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

POLITIK | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
LRT Jabodebek Tabrakan, Tidak Ada Korban Jiwa

#2
Tabrakan Bus Transjakarta, Polisi: 30 Orang Luka, 3 Meninggal Dunia

#3
Jokowi: Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300.000

#4
Didorong Jadi Jubir Presiden Jokowi, Ini Respons Fahri Hamzah

#5
Jokowi Lantik Fadjroel Rachman, Rosan Roeslani, dan 15 Duta Besar di Istana Negara

#6
MU Dibantai Liverpool, Ronaldo Luapkan Kekecewaan

#7
Update Tabrakan Transjakarta, 37 Luka dan 2 Orang Meninggal

#8
Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

#9
Tabrakan Bus Transjakarta, 3 Tewas

#10
Kabar Taliban Penggal Pemain Voli Afghanistan Dibantah Keluarga

TERKINI


EKONOMI | 26 Oktober 2021

EKONOMI | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 26 Oktober 2021

NASIONAL | 26 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

NASIONAL | 25 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 25 Oktober 2021

EKONOMI | 25 Oktober 2021

BERITA GRAFIK | 25 Oktober 2021