Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Ahmad Basarah Respons Kritikan Pelantikan Dewan Pengarah BRIN

Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:08 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR
Ahmad Basarah.

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah merespons sejumlah kritikan yang mempermasalahkan pelantikan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Beberapa pihak memandang tak tepat mengangkat Megawati Soekarnoputri sebagai ketua Dewan Pengarah BRIN.

“Untuk bisa memahami pengangkatan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai ketua Dewan Pengarah BRIN, maka harus melihat kembali kepada Peraturan Presiden (Perpres) 78 tahun 2021 tentang BRIN,” kata Basarah, Kamis (14/10/2021).

Advertisement

Basarah menuturkan Perpres 78/2021, khususnya Pasal 6 menyebutkan “Dewan Pengarah mempunyai tugas memberikan arahan kepada kepala dalam merumuskan kebijakan dan penyelenggaraan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, penyelenggaraan ketenaganukliran, dan penyelenggaraan keantariksaan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai Pancasila”.

“Saya garisbawahi di sini adalah berpedoman pada nilai Pancasila. Ini artinya pemerintah ingin agar setiap kegiatan riset dan inovasi itu harus berpedoman pada Pancasila,” ujar Basarah.

Basarah menyatakan pada Pasal 7 ayat 2 berbunyi “Ketua sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a secara ex-officio berasal dari unsur Dewan Pengarah badan yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pembinaan ideologi Pancasila.”

Dengan demikian, Basarah menyatakan, Megawati sebagai ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menyelenggarakan tugas pembinaaan ideologi Pancasila, ditunjuk untuk menjabat ex-officio Dewan Pengarah BRIN.

“Sehingga ketika ada yang mengkritik dan menyayangkan keputusan tidak mengangkat seorang ilmuwan atau periset berkaliber sebagai ketua dewan pengarah, sebenarnya yang bersangkutan sedang mempertanyakan keputusan pemerintah untuk memastikan riset dan teknologi berdasarkan Pancasila,” kata Basarah.

“Apa yang salah jika pemerintahan Jokowi-Maruf Amin ingin memastikan bahwa setiap kegiatan riset dan inovasi di Indonesia itu sejalan dengan nilai-nilai Pancasila? Bagi kami, tak ada salahnya sama sekali kalau pemerintah pusat memilih prinsip itu,” tegas Basarah.

Basarah menekankan jika seluruh komponen bangsa memang sepakat menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, maka harus memastikan setiap kebijakan dan visi pembangunan ke depan berdasar Pancasila. “Bukan berdasar isme lain, seperti kapitalisme, sosialisme, komunisme, radikalisme, atau paham khilafah,” ucap Basarah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


POLITIK | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

POLITIK | 26 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2 Wakil Thailand Raih Tiket Final Indonesia Terbuka

#2
Ini Video Mobil Salto Sean-Bamsoet di Meikarta Sprint Rally

#3
Kondisi Terkini Kabag Ops Ditlantas Korban Pemukulan PP

#4
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#5
Kementerian PUPR: Ini Cara Kerja Tol Nirsentuh MLFF

#6
Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

#7
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 November 2021

#8
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

#9
Jojo Gagal Tumbangkan Juara Olimpiade

#10
Mobil Ringsek, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya dan Sean

TERKINI


BOLA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BOLA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021