Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

PAN: DPR dan Pemerintah Harus Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Jumat, 26 November 2021 | 17:12 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FFS
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay menyatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat merupakan putusan yang bersifat final dan mengikat. Untuk itu, pemerintah dan DPR harus segera menginisiasi perbaikan UU tersebut.

Menurutnya, segala amar putusan MK harus ditaati, termasuk agar pemerintah tidak membuat aturan turunan dan tidak membuat kebijakan yang didasarkan atas UU Cipta Kerja tersebut.

Advertisement

"Pemerintah dan DPR harus mengambil keputusan. Pilihan terbaik adalah segera melakukan perbaikan. Waktu yang tersedia sangat sempit mengingat ruang lingkup dan jumlah pasal sangat banyak," kata Saleh Daulay, Jumat (26/11/2021).

Anggota Komisi IX DPR itu melihat putusan MK ini dari sisi positif. Dengan keputusan ini, kata Saleh terlihat jelas independensi MK. Meskipun tidak menyatakan bertentangan dengan UUD 1945, dengan putusan seperti ini, fungsi MK sebagai pengawal konstitusi sangat terasa.

Pada sisi yang lain, putusan ini akan menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan DPR. Hal ini mengingat pengalaman membuat omnibus law masih sangat baru di Indonesia. Sangat wajar jika MK memberikan koreksi dan perbaikan.

Ke depan, lanjut Saleh, jika ada agenda pembahasan rancangan undang-undang yang bersifat omnibus law atau RUU lainnya, semua catatan yang mengiringi putusan MK ini harus diperhatikan.

"Misalnya, soal keterlibatan dan partisipasi publik, harus merujuk pada UU Nomor 12 Tahun 2011 (UU tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan), berhati-hati dalam penyusunan kata dan pengetikan, serta catatan-catatan lain," paparnya.

"Saya berharap putusan MK ini tidak menyebabkan adanya saling tuding dan saling menyalahkan. Yang perlu adalah bagaimana agar pemerintah dan DPR membangun sinergi yang baik untuk memperbaiki. Tentu dengan keterlibatan dan partisipasi publik secara luas dan terbuka," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


POLITIK | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

POLITIK | 28 Januari 2022

POLITIK | 27 Januari 2022

POLITIK | 27 Januari 2022

POLITIK | 27 Januari 2022

POLITIK | 27 Januari 2022

POLITIK | 27 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#5
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#6
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#7
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#8
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#9
Satgas Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Signifikan di 3 Provinsi

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022