Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Gerindra: Event Formula E Jangan Timbulkan Pertentangan

Sabtu, 27 November 2021 | 18:06 WIB
Oleh : Chairul Fikri / WM
Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Tangerang, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov)DKI Jakarta untuk mengkaji rencana penyelenggaraan Formula E. Hal ini bertujuan agar event bertaraf Internasional itu tidak menimbulkan pertentangan di masyarakat khususnya warga DKI Jakarta.

Advertisement

"Kita harus terus bertanya apakah event besar seperti Formula E merupakan kebutuhan bagi warga Jakarta? Apakah penyelenggaraannya bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat Jakarta? karena kan tagline beliau (Anies) Maju Kotanya, Bahagia Warganya," ungkap Muzani.

"Apakah penyelenggaraan Formula E menjadi ukuran kemajuan sebuah kota? apakah itu yang menyebabkan masyarakat Jakarta Bahagia? Itu yang harus dipikirkan pemerintah DKI Jakarta menyerap aspirasi warga kotanya," katanya.

Politisi DPR itu juga berharap penyelenggaraan event Formula E yang diselenggarakan di Jakarta akan bisa membawa dampak baik baik masyarakat.

"Kita memang bolak balik tanya ke mereka (Pemprov DKI) agar supaya kita tidak gagal dalam menangkap aspirasi masyarakat Jakarta. Itu yang kami tekankan kepada mereka agar mereka pintar menangkap aspirasi masyarakat kotanya," jelasnya lagi.

Meski begitu, Muzani pasti akan mendukung langkah pemerintah khususnya Pemprov DKI Jakarta jika memang event tersebut bisa memajukan kota dan mensejahterakan warganya.

"Yang jelas kami mendukung penyelenggaraan event besar seperti Formula E yang bisa berdampak baik bagi iklim investasi di Indonesia. Sehingga kami akan terus bela kalau memang itu jadi kebutuhan kami akan support," lanjutnya.

Terkait penunjukan Bambang Soesatyo sebagai Ketua Steering Committee (SC) dan Panitia Pengarah Jakarta E-Prix dan ketua Pelaksana dan Ahmad Sahroni sebagai Ketua pelaksana event balap mobil listrik internasional Formula E atau Jakarta E-Prix, Muzani menyerahkan semuanya pada Pemerintah DKI Jakarta.

"Urusan DKI lah, Saya tidak mengurusi it nya, termasuk commitment fee-nya saya enggak tahu menahu, biar mereka yang ditunjuk yang bekerja," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

POLITIK | 19 Januari 2022

POLITIK | 19 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#9
Puluhan Kilogram Sampah Kulit Kabel Ditemukan di Gorong-gorong Jakarta Pusat

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


NASIONAL | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022