Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Simulasi Pilpres, Prabowo-Puan 67,7 Persen

Selasa, 30 November 2021 | 20:15 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR
Prabowo Subianto.

Jakarta, Beritasatu.com – Pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani (Prabowo-Puan) sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) meraih 67,7 persen. Hal ini sesuai hasil survei Lembaga Survei dan Analisa Kebijakan Publik (Lanskap) yang melakukan simulasi pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres).

“Pasangan Prabowo-Puan yang tertinggi (67,7 persen), dibandingkan Prabowo-Anies Baswedan (63,6 persen), Prabowo-Ganjar Pranowo (62 persen), dan Prabowo-Sandiaga Uno (58,7 persen),” kata Direktur Eksekutif Lanskap, Mochammad Thoha, Selasa (30/11/2021).

Advertisement

Apabila Prabowo menjadi cawapres, kata Thoha, persentase keterpilihannya jauh menurun, tetapi masih tetap menjadi pilihan utama. Dikatakan, hanya ada sebagian kecil publik memilih Prabowo di posisi cawapres.

Sementara, pasangan lain seperti Anies-Ganjar Pranowo (48,5 persen), Anies Sandi (46,2 persen), Anies-Puan (40,1 persen), Anies-Airlangga Hartarto (38,9 persen) atau, Ganjar-Anies (47,1 persen), Ganjar-Sandi (46,7 persen), Ganjar-Airlangga (41,1 persen) atau Ganjar-Puan (39,4 persen).

“Kombinasi lainnya untuk sementara masih belum melewati perolehan elektabilitas bila Prabowo menjadi capresnya,” ujar Thoha.

Survei digelar pada 11-25 November 2021 dengan menggunakan multistage random sampling yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Jumlah responden mencapai 1.420 dengan margin of error ± 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengumpulan data tersebut dilakukan melalui wawancara langsung. Tentunya proses dilapangan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kinerja Jokowi
Thoha mengatakan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dirasakan publik cukup memuaskan. “Terlihat dari angkanya yang berada diatas 50 persen,” kata Thoha.

Menurut Thoha, kepuasan itu didapat terutama dari kinerja Jokowi dan kabinet. Melihat dominannya peran Jokowi, ujar Thoha, mungkin wajar saja jika ada publik yang melihat perlu ada reshuffle atau perombakan kabinet. Hal ini demi meningkatkan lagi kinerja menteri-menteri pada sisa masa jabatan Jokowi.

“Publik luas ternyata tetap memiliki harapan dan keyakinan yang tinggi terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada tahun 2022. Asa positif akan kehidupan publik yang lebih baik masih besar untuk pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
IKN Sah Jadi Undang-Undang

#2
Gandeng Ghozali, Tokocrypto Siap Tumbuhkan Konten Kreator Lokal

#3
Ini Tanggapan Ahli Psikologi Forensik atas Vonis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

#4
Fraksi PKS Tolak RUU IKN, Ini Alasannya

#5
KPK Ingatkan para Saksi Kasus Korupsi Bekasi untuk Kooperatif

#6
Studi: Dosis Keempat Vaksin Pfizer Gagal Tangkal Omicron

#7
Emirsyah Satar Dinilai Diperlakukan Tak Adil Soal Dugaan Korupsi Garuda

#8
Masyarakat Tidak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

#9
Wagub DKI: Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

#10
Survei LSI: Golkar dan Airlangga Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

TERKINI


EKONOMI | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022