Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Capres 2024, PDIP: Harus Senafas dengan Arah Pemerintahan Jokowi

Senin, 10 Januari 2022 | 20:03 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers usai perayaan HUT PDI Perjuangan ke 49 yang dilakukan secara daring, Senin, 10 Januari 2022

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, bakal calon presiden yang akan diusung PDIP adalah orang yang memiliki orientasi dan arah yang sama dengan Presiden Jokowi. Karenanya, kata Hasto, Presiden Jokowi akan memberikan masukan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar arah ke depan pemerintahan ini senafas.

"Tidak bisa presiden ke depan punya orientasi yang berbeda memindahkan ibu kota di suatu tempat antah-berantah, itu enggak bisa, harus senafas. Itulah yang dilakukan Ibu Mega dan sambil menunggu itu, partai terus melakukan langkah konsolidasi. jadi pemenangan ini bukan kerja orang per orang, tetapi kerja kolektif menyatu dengan rakyat," ujar Hasto dalam konferensi pers seusai perayaan HUT PDI Perjuangan ke-49 yang dilakukan secara daring, Senin (10/1/2022).

Dalam menentukan capres pada Pemilu 2024, kata Hasto, semua harus mengikuti mekanisme yang ada dan akan diputuskan pada waktu yang tepat. Menurut dia, partainya terus bergerak bersama rakyat untuk mendulang suara di Pemilu 2024.

"Kita bukan partai yang bermain pada putaran terakhir, kita bukan partai yang menang Pemilu dengan cara serangan fajar, ilmu kilat H-1 atau H+2. Kami adalah partai yang bergerak bersama rakyat dengan turun ke bawah sebagai senjata paling efektif dalam Pemilu seperti yang disampaikan dalam pidato Bu Mega tadi. Sehingga segala sesuatu ada tahapannya," jelasnya.

Dia juga menegaskan, dari semua tahapan tersebut akan berujung di tangan Megawati. Jika sudah memutuskan, kata dia, maka tidak ada yang berubah dan tak goyah.

"Karena sekali mengambil keputusan, ya itulah yang harus dijalankan. Sehingga urusan pilpres kami tidak grusa-grusu dengan calon. Karena semuanya ada tahapannya, " jelas Hasto.

"KPU saja belum terbentuk, KPU belum menetapkan kapan pilpres itu. Tapi ketika KPU memutuskan dalam seminggu ini, kami sudah bersiap. Karena kami taat perundang-undangan, apalagi terhadap seorang presiden itu ada hitung-hitungannya, ada kalkulasi politik, ada upaya membangun kerja sama dengan partai lain, ada dialog," kata dia.

Saat ini, kata Hasto, prioritas PDIP adalah melakukan upaya-upaya penanganan pandemi Covid-19 terutama dengan adanya varian Covid-19 Omicron.

"Kalau siapa yang mau jadi presiden, wakil presiden itu keyakinan PDI Perjuangan berdasarkan ideologi Pancasila itu selaluada campur tangan dari Tuhan. Tapi PDI Perjuangan terus mempersiapkan diri, menggembleng diri terus menerus," kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI