Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Puji OTT KPK Era Firli, Arteria Dahlan: Hening, Tidak Gaduh dan Berkepastian

Rabu, 26 Januari 2022 | 18:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS
Arteria Dahlan.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Arteria Dahlan mengapresiasi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK selama kepemimpinan Firli Bahuri Cs. Menurut Arteria, OTT KPK era Firli tidak gaduh dan berkepastian hukum. Hal ini, katanya berbeda jauh dengan OTT KPK era sebelumnya.

“Kemudian kami juga ingin sampaikan OTT sekarang ini beda, kalau dicermati dengan OTT sebelumnya. KPK yang sekarang ini hening, humanis, beradab, tidak gaduh, penegakan hukumnya berkepastian,” ujar Arteria saat rapat kerja Komisi III DPR dengan KPK di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2022).

KPK sekarang, kata Arteria, sudah memastikan dua alat bukti tercukupi baru melakukan OTT. Selain itu, kata dia, KPK juga tidak terburu-buru melakukan OTT, tetapi memastikan semua persyaratan terpenuhi baru dilakukan penangkapan sehingga prosesnya tidak menimbulkan kegaduhan.

“Makanya agak beda, setiap OTT, tidak gaduh lagi, orang mau ngomong apa sudah kepagar semua. Saya sangat apresiasi, KPK sekarang terlihat agak sabar, tidak terburu-buru untuk menyelesaikan bangunan perkara dalam setiap OTT,” ungkap Arteria.

Arteria juga menilai Firli Bahuri dan pimpinan KPK lain sudah membuktikan bisa mengatasi berbagai tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar pada awal kepemimpinan dan pada saat melaksanakan Undang-Undang KPK hasil revisi. Menurut dia, KPK saat ini justru lebih bagus dalam agenda pemberantasan korupsi karena tegak lurus, konsisten dan konsekuen menjalankan UU KPK.

“Kami juga apresiasi, KPK mampu melaksanakan UU KPK secara konsekuen, secara konsisten. Pak Ketua (Firli) mengingatkan kita semua, kalau kita kerja benar, apa pun UU-nya bisa terhormat, bisa efektif, dan mampu memperlihatkan penataan dan penguatan lembaga KPK itu sendiri,” tegasnya.

Arteria mencontohkan, KPK era Firli bekerja secara independen, tidak berada di bawah kekuasaan mana pun. Selain itu, kata dia, koordinasi dengan lembaga dan kementerian juga berjalan baik dengan penguatan upaya pencegahan.

“Contoh (lainnya), alih status (ASN pegawai KPK). Orang bilang gaduh, saya bilang enggak, clear. Bagaimana penyesuaian dan harmonisasi dilakukan dengan tunduk pada UU. Bayangkan KPK menundukkan diri pada UU ASN, PP, Perkom semuanya tunduk, sulit rasanya, orang mikir dulu, susah ini, begini, begitu, tetapi di bawah kepemimpin Pak Firli tunduk dan tegak lurus pada undang-undang,” kata Arteria.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI