Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Diggia Rebut Pole di Mugello, Tim Gresini Terus Beri Kejutan

Minggu, 29 Mei 2022 | 01:30 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA
Pembalap Gresini Racing Fabio Di Giannantonio merayakan keberhasilan merebut pole position Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, 28 Mei 2022.

Beritasatu.com – Debutan MotoGP Fabio Di Giannantonio, atau kerap disapa Diggia, secara sensasional merebut pole position di babak kualifikasi Grand Prix Italia, Sabtu (28/5/2022), untuk melanjutkan kejutan dari tim satelit Gresini Racing sepanjang musim ini.

Bahkan, Diggia sendiri terkejut dengan hasil yang dia raih mengingat dalam tujuh balapan yang telah digelar dia baru sekali mendapat poin.

“Saya berharap untuk bisa berkinerja bagus, tetapi tentu saya tidak menduga akan bisa meraih pole position,” kata Diggia dalam pernyataan yang diterima Beritasatu.com.

Di sesi latihan pembalap kelahiran Roma itu tampil biasa saja dan gagal masuk 10 besar, sehingga harus mengikuti kualifikasi babak pertama. Di sesi ini, dia mampu menjadi yang terkencang sehingga lolos ke babak kedua.

Ternyata catatan waktu putarannya makin membaik dan di putaran terakhir dia berhasil mengunci posisi start terdepan di Sirkuit Mugello yang diguyur gerimis.

“Kami bisa tampil gila di babak pertama, dan luar biasa di babak kedua. Saya sangat fokus, bahkan sampai tidak melihat tetesan air hujan, tetapi akhirnya bisa merasakan momen suka cita,” kata Diggia.

Di posisi kedua juga ditempati oleh sesama rookie dan sesama pembalap Italia, Marco Bezzecchi dari tim Mooney VR46.

Ini untuk pertama kalinya dua pembalap debutan menguasai posisi start terdepan MotoGP sejak 2008, ketika Jorge Lorenzo start di depan James Toseland di Qatar.

Terlepas dari itu, Gresini makin menunjukkan diri sebagai tim papan atas meskipun baru musim ini kembali mengikuti MotoGP setelah jeda cukup lama.

Tim yang disponsori sejumlah jenama asal Indonesia itu menggebrak dengan menjuarai balapan pembuka di Qatar lewat Enea Bastianini. Ketika banyak orang menduga bahwa Bastianini hanya beruntung, dia malah kembali menang di Texas.

Lalu, seolah ingin membuktikan kebolehannya, dia kembali menang di Sirkuit Le Mans, Prancis. Dari tujuh balapan MotoGP yang sudah digelar, hanya Bastinini yang pernah menang lebih dari satu kali.

Faktor keberuntungan mungkin bisa ditempatkan di urutan sekian, karena modal Gresini dan Bastianini adalah motor Ducati versi lama, bukan Desmosedici varian terbaru seperti yang dipakai di tim Ducati Lenovo, Pramac Ducati, dan Mooney VR46.

Ini membuktikan bahwa Gresini memiliki paket mekanik yang andal dan pembalap yang bermental juara pada diri Bastianini. Cara Bastianini menjuarai tiga seri sudah cukup menunjukkan betapa dia bisa membalap dengan tenang, sabar, dan cerdas memilih momen paling tepat untuk menyerang di penghujung balapan.

Kita tunggu apakah Diggia juga mampu menambah kejutan dari Gresini, tim yang di masa lampau lebih banyak menggunakan motor Honda.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI