Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Gus Nabil: Pendekar Pencak Silat Junjung Pancasila

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:51 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Wakil Ketua PB IPSI Muchamad Nabil Haroen dalam acara Kejuaraan Pencak Silat Internasional Open Championship 2022 di TMII Jakarta, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Muchamad Nabil Haroen atau disapa Gus Nabil menegaskan pendekar pencak silat menjunjung nilai-nilai Pancasila. Para pendekar pencak silat membela diri, keluarga, negara, dan kaum miskin, lemah maupun tertindas.

“Pendekar pencak silat adalah kesatria pemberani yang tak pernah memiliki gemuruh kebencian dalam jiwa dan raganya. Pencak silat mengenal kemanusiaan, kasih sayang dan kesucian setiap individu, agama, budaya, ras di dunia ini,” kata Gus Nabil dalam sambutannya mewakili Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto, pada Kejuaraan Pencak Silat Internasional Open Championship 2022 di TMII Jakarta, Sabtu (13/8/2022).

Gus Nabil menambahkan pencak silat mengajarkan dan menempa seorang pendekar menjadi insan yang tegap dan berani membela kebenaran, termasuk kemanusiaan. “Berkumpulnya ribuan pendekar pencak silat hari ini, di sini, adalah sedikit bukti jika pencak silat telah menyatukan kita semua yang berbeda-beda bangsa, yang berbeda-beda suku dan berbeda bahasa,” ujarnya.

Gus Nabil meyakini antara pendekar pencak silat mungkin tidak saling tahu bahasa daerah atau negara masing-masing. Namun, kata dia, hal tersebut merupakan keindahan pencak silat, karena bisa berkomunikasi dengan jurus-jurus dan gerakan, sehingga menjadi satu frekuensi yang harmoni.

“Pencak silat adalah sebuah seni bela diri yang memperkuat mental dan karakter, menjunjung tinggi keyakinan bahwa sejatinya kepintaran, kekuatan, kehebatan akan kalah dengan kesabaran dan keikhlasan,” ucapnya.

Gus Nabil menegaskan pencak silat adalah seni bela diri asli Indonesia. Menurutnya, pencak silat tidak hanya salah satu warisan budaya dunia yang diakui UNESCO, tetapi juga telah menjadi seni bela diri mendunia. Artinya, sudah selayaknya, bela diri ini dilestarikan dan dilebarkan sayapnya.

“Pencak silat juga sudah diakui insan film dunia sebagai seni tingkat tinggi. Kita tahu, beberapa film Hollywood telah menggunakan silat sebagai nyawa utama dalam koreografinya,” kata Gus Nabil.

Gus Nabil mengatakan pencak silat juga menjadi bagian penting soft power diplomacy. Dengan pencak silat, Indonesia dapat menjalin hubungan baik antara negara, komunitas, termasuk warga dunia.

“Ini menjadi kekuatan kita semua, menjadikan pencak silat sebagai media diplomasi kemanusiaan. Jika masyarakat dunia saja semakin menerima dan menggemari pencak silat, kenapa kita yang memilikinya tidak merasa bangga untuk melestarikannya?,” tuturnya.

Gus Nabil berharap pencak silat dapat menjadi dikuasai oleh aparat keamanan negara, seperti Polri dan TNI sebagai keahlian bela diri yang utama. Setelah itu, kata dia, barulah mempelajari ilmu bela diri dari negeri lain. “Mari kita harumkan nama pencak silat, nama Indonesia di kancah dunia,” kata Gus Nabil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI