Angka Covid-19 Terus Naik, Indonesia Terburuk di ASEAN
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Angka Covid-19 Terus Naik, Indonesia Terburuk di ASEAN

Sabtu, 23 Mei 2020 | 20:54 WIB
Oleh : Dion Bisara, Primus Dorimulu / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Angka warga yang terdeteksi positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Indonesia adalah negara terburuk di antara 11 negara anggota ASEAN. Dalam sepekan terakhir, angka positif Covid-19 di Indonesia naik 24,15 persen. Grafik menunjukkan ketika negara anggota ASEAN lainnya menurun, angka positif Covid-19 di Indonesia justru terus meningkat.

Kondisi ini menunjukkan perjuangan Indonesia untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masih panjang. Harapan masyarakat dan pelaku bisnis agar pembatasan sosial berkala besar (PSBB) di DKI Jakarta dan sejumlah segera diakhiri masih harus menunggu pembuktian dua-tiga pekan ke depan.

Setelah mencapai rekor tertinggi pada Rabu (20/5/2020) hingga Kamis (21/5/2020), pukul 12.00 WIB, angka penduduk Indonesia yang terdeteksi positif Covid-19 masih tetap tinggi, yakni 634 kasus baru pada Kamis-Jumat, dan kembali melonjak 949 kasus pada Jumat-Sabtu. Kondisi ini memprihatinkan karena terjadi saat negara-negara tetangganya mulai menunjukkan tren penurunan jumlah kasus baru harian Covid-19.

Grafik di bawah ini menunjukkan rata-rata bergerak tujuh hari jumlah kasus baru di Asia Tenggara sejak akhir tahun lalu. Rata-rata bergerak digunakan di sini untuk menghilangkan fluktuasi dalam statistik jumlah kasus harian yang sangat ekstrem dan menonjolkan tren pertumbuhan kasus Covid-19 di negara-negara anggota ASEAN.

Jumlah kasus baru harian di Indonesia saat ini sudah melampaui Singapura, yang saat ini masih memegang rekor kasus terbanyak di Asia Tenggara dengan 30.426 kasus. Sejak 12 Mei 2020, jumlah kasus baru harian tidak pernah kurang dari 400. Pada Sabtu (23/5/2020), Indonesia melaporkan 949 kasus baru, sedangkan secara rata-rata bergerak tujuh hari, jumlah kasus baru di Indonesia berkisar pada angka 600-an.

Singapura, walaupun jumlah kasus hariannya masih tinggi, terlihat jelas pada grafik menunjukkan skenario terburuknya sudah lewat.

Dari data rata-rata bergerak tujuh hari, hanya Indonesia dan Filipina yang belum berhasil menunjukkan bahwa puncak pandemi sudah terlewati. Filipina, yang pertumbuhan jumlah kasus hariannya pada Maret lalu jauh melampaui Indonesia menunjukkan tren mendatar seminggu terakhir. Hal ini bisa berarti bahwa pertumbuhan jumlah kasus di negara tersebut sudah melambat.

Namun, Filipina belum sebaik Malaysia ataupun Thailand. Kedua negeri jiran tersebut sepertinya sudah melewati puncak kasus Covid-19 pada awal April dan berhasil menurunkan jumlah kasus hariannya menjadi 34 per hari jika dihitung secara rata-rata mingguan dibandingkan saat kondisi puncak yang mencapai 173 kasus.

Thailand hanya melaporkan sekitar dua atau tiga kasus per hari saat ini, padahal saat puncak, Negeri Gajah Putih itu bisa melaporkan lebih dari 150 kasus dalam satu hari. Thailand bahkan sejak 3 Mei 2020 memperbolehkan restoran-restoran untuk dibuka kembali.

Myanmar juga hanya melaporkan dua atau tiga kasus secara rata-rata setiap hari.

Jumlah kasus baru di Vietnam sekarang hanya bertambah satu atau dua kasus dan negara tersebut mulai membuka restriksi ekonominya. WHO pun memuji langkah negeri bersistem satu partai tersebut yang secara berani menutup ekonominya, membatasi pergerakan orang, dan melakukan tes dan karantina besar-besaran saat kasus Covid-19 baru muncul di negara tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan

Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines.

DUNIA | 23 Mei 2020

Prancis Izinkan Ibadah Berjemaah Selama Sesuai dengan Protokol Covid-19

Jelang Idulfitri, Otoritas Prancis membolehkan warganya memulai kembali ibadah bersama setelah penangguhan selama dua bulan akibat wabah Covid-19.

DUNIA | 23 Mei 2020

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Tutup Masjid Saat Idulfitri

Pejabat Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan masjid-masjid akan tetap ditutup untuk salat Idulfitri (Id).

DUNIA | 23 Mei 2020

Kasus Positif Covid-19 di ASEAN Lebih dari 75.000

Jumlah kasus positif Covid-19 di 10 negara ASEAN tercatat sudah mencapai 75.799 orang dengan total kematian setidaknya 2.377 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Hari Minggu

Otoritas Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan hari libur Idulfitri sebagai akhir dari bulan puasa Ramadan, pada Minggu (24/5/2020).

DUNIA | 23 Mei 2020

Pertama Kalinya, Tiongkok Laporkan Nol Kasus Covid-19

Sejak pertama kali muncul di Wuhan, virus telah menyebar ke seluruh dunia, membunuh lebih 335.000 jiwa.

DUNIA | 23 Mei 2020

Warga Dunia Rayakan Idulfitri di Tengah Pandemi

Lebih dari satu miliar kaum Muslim di seluruh dunia akan segera menandai akhir dari bulan suci Ramadan dan merayakan Idulfitri di tengah suasana pandemi.

DUNIA | 23 Mei 2020

Naik Peringkat Dua Dunia, Brasil Laporkan 20.000 Kasus Kematian Covid-19

Angka kematian Corona di Brasil juga telah melampaui 20.000 orang per Kamis dan memiliki 310.087 kasus terkonfirmasi, dengan kenaikan lebih dari 18.500 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020

Trump Yakin Tak Ada Gelombang Kedua Covid-19

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yakin tak akan mengunci (lockdown) negaranya meski ada gelombang kedua wabah virus corona (Covid-19).

DUNIA | 23 Mei 2020

Topan Amphan Tewaskan Lebih 100 Orang

Topan Amphan melanda India timur dan Bangladesh dan menewaskan lebih dari 100 orang.

DUNIA | 23 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS