Kemkes Singapura Hentikan Sementara Pemakaian 2 Vaksin Influenza
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (48.94)   |   DBX 1066.46 (8.36)   |   I-GRADE 166.255 (1.45)   |   IDX30 491.004 (4.37)   |   IDX80 129.735 (1.28)   |   IDXBUMN20 364.991 (3.6)   |   IDXG30 133.352 (1.3)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.86)   |   IDXQ30 143.512 (1.02)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.97)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.76)   |   IDXV30 127.096 (1.35)   |   INFOBANK15 976.214 (4.89)   |   Investor33 422.656 (3.17)   |   ISSI 167.54 (1.38)   |   JII 607.336 (6.13)   |   JII70 209.626 (2.1)   |   KOMPAS100 1162.4 (11.77)   |   LQ45 904.834 (8.66)   |   MBX 1587.29 (13.73)   |   MNC36 315.598 (3.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0.31)   |   SMInfra18 287.626 (3.09)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.82)   |  

Kemkes Singapura Hentikan Sementara Pemakaian 2 Vaksin Influenza

Senin, 26 Oktober 2020 | 09:52 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / AB

Singapura, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Ministry of Health/MOH) Singapura meminta penghentian sementara pemakaian dua vaksin influenza sebagai langkah pencegahan setelah terjadi kematian terkait vaksinasi itu di Korea Selatan. Di pihak lain, otoritas Korsel mengatakan tidak menemukan adanya hubungan langsung antara kematian dengan suntikan vaksin.

“Ini adalah tindakan pencegahan menyusul kematian yang dilaporkan setelah vaksinasi influenza di Korsel,” sebut pernyataan MOH Singapura, Minggu (25/10).

“Sampai saat ini tidak ada kematian terkait vaksinasi influenza yang telah dilaporkan di Singapura,” tambah pernyataan tersebut.

Puluhan warga Korsel meninggal bulan ini setelah menerima suntikan flu sebagai bagian dari program vaksinasi pemerintah. Sampai Sabtu (24/10), jumlah kematian yang dilaporkan sebanyak 48 orang.

Pada Minggu, MOH Singapura dan Otoritas Ilmu Kesehatan (Health Sciences Authority/HSA) memantau situasi tersebut secara cermat. HSA akan menghubungi otoritas Korsel untuk mencari informasi lebih lanjut.

“Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh otoritas kesehatan Korsel, tujuh merek vaksin influenza diberikan kepada orang-orang yang meninggal di Korsel,” sebut MOH.

Dua dari tujuh merek vaksin flu tersebut tersedia di Singapura. Keduanya adalah SKYCellflu Quadrivalent yang dibuat oleh SK Bioscience dan didistribusikan oleh perusahaan AJ Biologics, serta vaksin merek VaxigripTetra yang dibuat oleh Sanofi Pasteur dan didistribusikan secara lokal oleh Sanofi Aventis.

“Sebagai tindakan pencegahan menunggu HSA menilai implikasi dari kematian yang dilaporkan di Korsel, MOH telah menginformasikan para penyedia perawatan kesehatan dan praktisi medis agar sementara waktu menghentikan penggunaan kedua vaksin tersebut,” sebut MOH.

Ditambahkan, para penyedia kesehatan dan praktisi medis bisa melanjutkan pemakaian dua vaksin influenza lainnya yang dibawa ke Singapura untuk musim influenza Hemisphere Utara 2020/2021. MOH juga mengizinkan orang-orang memakai vaksin influenza merek lain, termasuk orang-orang yang direkomendasikan menerima vaksin berdasarkan jadwal imunisasi anak nasional dan jadwal imunisasi dewasa nasional.

MOH menyatakan vaksinasi akan memberikan perlindungan terhadap virus influenza musiman dan efektif untuk mengurangi komplikasi dan kematian karena influenza.

“Ini khususnya bagi kelompok rentan seperti orang lanjut usia, anak kecil, perempuan hamil, dan mereka dengan latar belakang medis tertentu. Vaksinasi influenza secara umum aman dan bisa ditoleransi dengan baik,” demikian MOH.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Semakin Gawat, Kasus Covid-19 di AS Tembus Rekor

Pada hari Jumat, AS mencatat 83.757 kasus baru, menembus rekor sebelumnya 77.300 kasus pada 16 Juli. Pada hari Sabtu, AS kembali mencatat 83.718 kasus baru.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bos Samsung, Lee Kun-hee Wafat

Lee Kun-hee, bos perusahaan raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics, meninggal di Seoul pada Minggu (25/10).

DUNIA | 25 Oktober 2020

FDA Izinkan AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Akhir tahun ini, AstraZeneca berharap dapat mengetahui apakah vaksin yang dikembangkannya ampuh atau tidak melawan Covid-19.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Brasil Izinkan Impor Sinovac dari Tiongkok

Butantan Institute, bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin pengecualian untuk mengimpor 6 juta dosis Coronavac.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terbang ke India minggu depan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Dokter Pelajari Kemungkinan Covid-19 Memicu Diabetes

Penderita diabetes telah diketahui memiliki risiko penyakit yang lebih parah bahkan kematian, jika mereka terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Tiongkok Ancam Balas AS karena Jual Senjata ke Taiwan

Tiongkok mengancam akan membalas penjualan senjata terbaru Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Sinopharm Siap Produksi 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Perusahaan farmasi milik negara Tiongkok, Sinopharm Group, sedang menyiapkan jalur produksi untuk memasok satu miliar dosis dua vaksin Covid-19

DUNIA | 24 Oktober 2020

Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19

Di tengah pandemi Covid-19, Presiden Tanzania John Magufuli justru meminta rakyatnya pergi ke gereja dan masjid untuk berdoa.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar denda US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB

DUNIA | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS