Gapki Berharap Omnibus Law Sederhanakan Regulasi
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Gapki Berharap Omnibus Law Sederhanakan Regulasi

Kamis, 13 Februari 2020 | 14:30 WIB
Oleh : AB

Palembang, Beritasatu.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumatera Selatan berharap hadirnya payung hukum omnibus law yang digagas pemerintah dapat berdampak pada penyederhanaan regulasi di tingkat daerah, sehingga memudahkan pengembangan industri sawit.

Ketua Gapki Sumatera Selatan Alex Sugiarto di Palembang, Kamis (13/2/2020), mengatakan sering kali terjadi tumpang tindih antara peraturan yang diterbitkan pemerintah provinsi (pemprov) dengan pemerintah kabupaten (pemkab) atau pemerintah kota (pemkot).

“Mungkin antara pemprov dan pemkab koordinasinya kurang baik. Pemprov mengeluarkan peraturan A, sementara pemkab yang punya otonomi juga mengeluarkan peraturan yang mirip dengan A,” katanya.

Pelaku bisnis harus mengikuti semua peraturan, baik yang diterbitkan pemprov maupun pemkab/pemkot.

“Kami berharap omnibus law dapat menyederhanakan regulasi-regulasi di tingkat daerah,” katanya.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono mengatakan Gapki di tingkat pusat terlibat aktif dalam penyusunan omnibus law yang berkaitan dengan industri kelapa sawit. Bahkan, Gapki terus mengawal proses penyusunan omnibus law hingga nanti disahkan oleh DPR.

Penyederhanaan regulasi melalui omnibus law, kata Joko, sudah ditunggu banyak pihak, terutama kalangan pengusaha karena menjanjikan iklim investasi yang lebih baik. Apalagi, industri sawit saat ini masih menghadapi tantangan yang cukup berat, baik karena isu eksternal maupun dari dalam negeri.

“Kita semua tahu Eropa terus membuat regulasi yang menghambat produk sawit. Oleh karena itu, kita perlu kompak antara pemerintah dan pengusaha,” ujarnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 167,74 miliar.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Siang Ini, Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 13.680

Rupiah berada di level Rp 13.687,5 per dolar AS atau terdepresiasi 13,5 poin (0,1 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2020

Peduli Sampah Plastik, Oasis Blu Luncurkan Kemasan Botol

Kemasan botol kaca Oasis Blu ini juga untuk memberikan air minum dengan kualitas terbaik untuk konsumen Indonesia.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Bank DKI Dukung Program Pangan Murah Jakarta

Program ini menyasar kelompok masyarakat tertentu

EKONOMI | 13 Februari 2020

Harga Minyak Mentah Dunia Naik 3% Setelah Penyebaran Korona Mereda

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April naik 1,78 dolar AS atau 3,3 persen menjadi menetap di 55,79 dolar per barel.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Rupiah Stabil di Kisaran Rp 13.670

Rupiah berada di level Rp 13.673 per dolar AS atau terapresiasi 1 poin (0,01 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2020

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Valbury merekomendasikan saham BBRI, ADRO, KLBF, WIKA, LSIP, AALI.

EKONOMI | 13 Februari 2020

IHSG Dibuka Positif, Bursa Asia Mixed

IHSG dibuka menguat 0,18 persen ke kisaran 5.923,61.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Kekhawatiran Korona Mereda, Wall Street Ukir Rekor Baru

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 275,08 poin atau 0,94 persen, menjadi berakhir di rekor tertinggi baru 29.551,42.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Bidik Marketing Sales Rp 3,8 Triliun, PPRO Genjot Penjualan Rumah Tapak

Tahun ini PPRO menargetkan laba bersih Rp 346 miliar.

EKONOMI | 13 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS