Hobi Jadi Sumber Rezeki
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Meutia Dhanni

Hobi Jadi Sumber Rezeki

Kamis, 13 Agustus 2015 | 09:31 WIB
Oleh : Indah Handayani / AB

Kerap harus mengantre saat memuaskan hobinya untuk mendapatkan pijat refleksi, Meutia Dhanni akhirnya memutuskan untuk mendirikan pusat refleksi Jemari Reflexiology. Kini, hobinya tersebut tidak hanya tersalurkan, tapi juga menjadi sumber rezeki.

Meutia mengatakan, pijat refleksi telah lama dijalaninya sebagai hobi setiap akhir pekan. Baginya, akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk bersantai setelah menjalani aktivitas yang melelahkan selama lima hari.

Terlebih, sebelumnya, ia merupakan karyawan sebuah hotel bintang lima ternama di Jakarta yang terbilang hampir setiap hari harus bekerja dan menguras tenaga. “Saya hobi banget pijat refleksi dan hampir setiap minggu. Bahkan, hampir setengah hari, waktu saya habiskan di pusat releksi untuk melepaskan lelah,” katanya di Jakarta, belum lama ini.

Wanita yang akrab disapa Dhanni ini terbilang sangat teratur menjalani terapi pijat refleksi. Ia mengaku, tidak hanya hilang rasa letihnya saja, tapi juga mendapatkan manfaat yang lain dari kunjungan rutinnya ke pusat refleksi. Salah satunya, hilangnya rasa sakit kepala yang dulu dirasakannya hampir setiap hari.

Menurut Dhanni, hal tersebut bisa terjadi karena pijat refleksi menekankan sentuhan pada titik-titik di jari-jari kaki yang sangat bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah di area kepala. "Semakin turun ke bawah, telapak kaki juga berkaitan dengan leher, perut, usus, lambung, dan lainnya," jelasnya.

Namun, lanjut Dhanni, saat ingin pijat refleksi, seorang konsumen, termasuk dirinya kerap kali harus mengantre panjang, terutama saat akhir pekan. Bahkan, ia mengaku selalu melakukan reservasi dari jauh-jauh hari demi mendapatkan terapi pijat refleksi di tempat favoritnya.

Jenuh harus melakukan reservasi dari jauh-jauh hari, ia bersama dengan dua temannya yang memiliki hobi yang sama, yaitu Tri Tania Sondari dan Sella Yunita, membuka pusat refleksi Jemari Reflexology. Lokasinya dipilih di Mal Pejaten Village, Jakarta Selatan, lantai tiga.

Kini, ia pun tidak perlu pusing lagi untuk mengantre saat ingin mendapatkan pijat refleksi. Sampai saat ini, ia juga masih suka dengan pijat refleksi pada setiap akhir pekan. “Bedanya, enggak pake antre dan bayar lagi. Ditambah lagi, hobi saya ini menjadi sumber rezeki,” ujarnya, sembari tersenyum.

Dhani mengatakan, durasi ideal yang dibutuhkan untuk pijat refleksi adalah minimal 45 menit. Hal tersebut diperlukan karena dalam refleksi ada bagian yang tidak boleh terburu-buru dilakukan. Misalnya saja, pada bagian atas jari yang bermanfaat untuk area kesehatan kepala dan tengah telapak kaki berguna untuk kesehatan lambung.

"Jika dipercepat, nantinya malah menjadi tidak maksimal manfaatnya untuk tamu. Karena itu, kita membutuhkan pijat refleksi minimal 45 menit untuk seluruh titik bagian kaki," ujarnya.

Berbagi Tips
Sesuai dengan pengalamannya, Dhanni pun memberikan tips dalam memilih terapi pijat refleksi. Seseorang sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada terapis sebelum menjalani pijat refleksi. Hal tersebut perlu dilakukan agar refleksi mendapatkan hasil yang optimal.

Misalnya saja, apabila mengalami sakit kepala atau pusing, banyak orang yang beranggapan cukup dengan totok muka. Padahal, hal tersebut belum tentu berhubungan, dan terkadang tidak akan menghilangkan pusing, atau rasa sakit kepala.

Ia juga menegaskan pijat refleksi tidak akan menimbulkan masalah jika dilakukan secara rutin, meski badan sedang tidak terasa pegal atau lelah. "Pijat refleksi jika rutin dijalani seminggu sekali bagus walaupun kita sedang enggak sakit. Karena, refleksi sebenarnya untuk memperlancar peredaran darah juga. Jadi, jangan tunggu sakit datang sebenarnya," sarannya.

Selain itu, Dhanni mengingatkan para calon pelanggan untuk melihat terlebih dahulu ke dalam tempat refleksi untuk melihat kenyaman yang disediakan, mulai dari sirkulasi udara hingga aroma ruangan. Tak kalah penting, seseorang disarankan untuk pijat terapi di luar jam ramai agar tidak menunggu antrean terlalu lama. Biasanya, jam ramai pijat refleksi antara jam 15.00 hingga 20.00. "Jika tidak ingin mengantre lama, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu," tutupnya.

Sumber:Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Petani Konsumtif Merusak Ekosistem

Indonesia pernah memiliki 7.000 jenis padi.

FIGUR | 11 Agustus 2015

Bawa Pemuda Indonesia "Go Global"

LCF mengajarkan "soft skills" kepada generasi muda.

FIGUR | 10 Agustus 2015

Sugesti Tanah Lot

Berkunjung ke wilayah tertentu akan membuka mata hati, pikiran, dan wawasan.

FIGUR | 8 Agustus 2015

Contoh buat Pengusaha

"Tidak ada satu hal pun yang tidak bisa dilakukan."

FIGUR | 7 Agustus 2015

Pengoleksi "Action Figure"

Logo 70 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan hasil karya insan muda Indonesia kreatif yang berada di bawah naungan Dentsu Strat.

FIGUR | 6 Agustus 2015

Jejaring, Kunci Eksis dan Kesuksesan

Kemnaker terus mendorong percepatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan meningkatkan sertifikasi profesi.

FIGUR | 5 Agustus 2015

Lepas Rindu Lewat Media Sosial

Indonesia bagian timur menyimpan keindahan alam yang sangat bagus, terutama lautnya.

FIGUR | 4 Agustus 2015

Tak Sekadar Jualan Mobil

TAM menyisihkan sebagian keuntungan penjualan kendaraan dan mengajak pelanggan Toyota untuk turut serta dalam mendukung program konservasi lingkungan.

FIGUR | 2 Agustus 2015

Majukan Infrastruktur Indonesia

Suatu negara tak bakal maju kalau infrastrukturnya belum bagus.

FIGUR | 30 Juli 2015

Bekerja dengan Ikhlas

"Leadership" tidak bisa dibeli.

FIGUR | 28 Juli 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS