Jokowi Kecewa Uji PCR Jauh dari Target
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.64)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.23)   |   DBX 973.986 (3.83)   |   I-GRADE 139.714 (1.24)   |   IDX30 428.304 (2.19)   |   IDX80 113.764 (0.59)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.03)   |   IDXG30 119.182 (0.03)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.98)   |   IDXQ30 124.656 (0.93)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.37)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.24)   |   IDXV30 107.478 (0.57)   |   INFOBANK15 831.648 (8.09)   |   Investor33 374.125 (1.62)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-0.66)   |   JII70 188.056 (-0.02)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.64)   |   LQ45 789.815 (3.76)   |   MBX 1412.7 (7.26)   |   MNC36 280.331 (1.12)   |   PEFINDO25 282.464 (3.11)   |   SMInfra18 241.575 (0.4)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.84)   |  

Penanganan Covid-19

Jokowi Kecewa Uji PCR Jauh dari Target

Senin, 11 Mei 2020 | 10:01 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengujian spesimen dengan metode polymerase chain reaction (PCR) yang masih jauh dari target.

"Saya baru mendapatkan laporan bahwa kemampuan pengujian spesimen untuk PCR sekarang ini sudah mencapai 4.000 sampai 5.000 sampel per hari. Saya kira ini masih jauh dari target yang saya berikan, yaitu 10.000 spesimen per hari," kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/5/2020).

Rapat yang dihadiri Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin membahas tentang percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi mengatakan berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, saat ini terdapat 104 laboratorium yang masuk dalam jaringan laboratorium Covid-19.

"Saya ingin dipastikan bahwa labororium tersebut berfungsi maksimal, meskipun dari 104 laboratorium, 53 laboratorium rujukan sudah melakukan pemeriksaan dan 51 laboratorium belum melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Presiden Jokowi berharap agar sumber daya manusia (SDM) terampil dikerahkan dan jumlah peralatan ditambah, sehingga pemeriksaan di laboratorium dapat berjalan baik.

"Saya lihat, terutama kesiapan SDM yang terlatih, ini perlu lebih diperhatikan lagi. Juga yang berkaitan dengan masalah alat pengujian yang masih kurang, terutama untuk reagen PCR, RNA, dan VTM. Saya minta diselesaikan minggu ini," kata Jokowi.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan ada strategi baru yang dilakukan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Selain pendekatan medis dalam penanganan pasien positif, juga dilakukan pendekatan psikologis sebagai upaya pencegahan.

"Strategi itu penting dilakukan karena jumlah tenaga medis dan infrastruktur kesehatan yang dimiliki pemerintah terbatas, sehingga keseimbangan langkah medis dan psikologis perlu dilakukan secara beriringan," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Amankah Memakai Lensa Kontak di Masa Pandemi Covid-19?

Pemakaian lensa kontak tetap aman asal Anda menjaga kebersihan dengan baik dan benar.

KESEHATAN | 11 Mei 2020


OTG Tanpa Masker Berpeluang Tulari Orang Lain

Jika OTG tidak menggunakan masker, maka peluangnya menularkan virus ke orang lain dan mengkontaminasi benda-benda di sekitarnya mencapai 70%.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Letjen TNI Doni Monardo: Puncak Covid-19 Sudah Bisa Diketahui Sepekan ke Depan

Doni Monardo berharap puncak wabah Covid-19 bisa terjadi akhir Mei, setelah semua provinsi memiliki fasilitas tes PCR.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Rawat 670 Pasien Covid-19

Hingga Minggu (10/5/2020) RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta saat ini merawat sebanyak 670 pasien positif virus corona (Covid-19).

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Kesehatan Psikologis Memengaruhi Imunitas Tubuh Pasien Covid-19

Kondisi psikologis yang buruk memengaruhi penanganan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Gugus Tugas Covid-19 Sebut Makin Banyak Kasus Positif dari OTG

Semakin banyak kasus positif corona yang berasal dari orang tanpa gejala (OTG) klasik penyakit yang disebabkan virus corona.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Covid Melonjak Akibat Lemahnya Koordinasi

Bagi orang Indonesia, berbagai persyaratan administratif bisa dengan mudah diperoleh untuk dapat bepergian di masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

24 Perusahaan Besar Donasi Jutaan Alkes Lewat Erick Thohir

Dalam kerja sama ini JD.id sebagai anak perusahaan JD.com turut berperan dalam proses logistik paket alat kesehatan, sampai kedatangannya di Jakarta.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Picu Depresi, PSBB Perlu Segera Diakhiri

PSBB tidak perlu diberlakukan lagi, tetapi seluruh elemen masyarakat harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

KESEHATAN | 9 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS