Ini 5 Provinsi yang Belum Punya Mesin RT-PCR
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ini 5 Provinsi yang Belum Punya Mesin RT-PCR

Senin, 11 Mei 2020 | 12:22 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, masih ada lima provinsi yang hingga kini belum mampu menguji sendiri spesimen orang yang diduga tertular Covid-19 di wilayahnya. Kelima provinsi itu sama sekali belum memiliki mesin untuk menguji spesimen secara real time polymerase chain reaction (RT-PCR).

Berdasarkan data yang diperoleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, Senin (11/5/2020), lima provinsi yang belum memiliki mesin RT-PCR adalah Bengkulu, Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Menurut Doni, pihaknya akan melipatgandakan pengujian spesimen secara RT-PCR agar bisa menjadi 10.000 spesimen per hari sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Pada Jumat (8/5/2020) hingga Sabtu (9/5/2020), saat hasil Covid-19 diumumkan, pemeriksaan spesimen mencapai 9.630.

"Ini kemajuan luar biasa. Kami segera memberikan insentif kepada tenaga laboratorium agar pekan depan pemeriksaan per hari menembus 10.000 spesimen, target yang diberikan presiden," kata Doni.

Data dariGugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan sebanyak 115 laboratorium di seluruh Indonesia siap dioperasikan untuk menguji spesimenorang yang diduga tertular Covid-19. Dari jumlah tersebut, sampai 10 Mei 2020, baru 60 laboratorium yang bisa beroperasi.

Provinsi-provinsi yang telah memiliki mesin RT-PCR tetapi hingga kini belum dioperasikan adalah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Minta Segera Produksi Massal Test Kit dan Ventilator Dalam Negeri

Jokowi minta PCR test kit, non PCR diagnostic test (rapid test), ventilator dan mobile laboratorium biosafety level (BSL) 2 buatan Indonesia siap akhir bulan.

KESEHATAN | 11 Mei 2020

Presiden Perintahkan Protokol Kesehatan Ketat terhadap Pekerja Migran

Rencananya sebanyak 34.000 pekerja migran Indonesia yang telah selesai kontrak akan segera kembali ke Indonesia.

KESEHATAN | 11 Mei 2020

Jokowi Kecewa Uji PCR Jauh dari Target

Pengujian spesimen untuk PCR mencapai 4.000 sampai 5.000 per hari dari target 10.000 spesimen.

KESEHATAN | 11 Mei 2020

Amankah Memakai Lensa Kontak di Masa Pandemi Covid-19?

Pemakaian lensa kontak tetap aman asal Anda menjaga kebersihan dengan baik dan benar.

KESEHATAN | 11 Mei 2020


OTG Tanpa Masker Berpeluang Tulari Orang Lain

Jika OTG tidak menggunakan masker, maka peluangnya menularkan virus ke orang lain dan mengkontaminasi benda-benda di sekitarnya mencapai 70%.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Letjen TNI Doni Monardo: Puncak Covid-19 Sudah Bisa Diketahui Sepekan ke Depan

Doni Monardo berharap puncak wabah Covid-19 bisa terjadi akhir Mei, setelah semua provinsi memiliki fasilitas tes PCR.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Rawat 670 Pasien Covid-19

Hingga Minggu (10/5/2020) RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta saat ini merawat sebanyak 670 pasien positif virus corona (Covid-19).

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Kesehatan Psikologis Memengaruhi Imunitas Tubuh Pasien Covid-19

Kondisi psikologis yang buruk memengaruhi penanganan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2020

Gugus Tugas Covid-19 Sebut Makin Banyak Kasus Positif dari OTG

Semakin banyak kasus positif corona yang berasal dari orang tanpa gejala (OTG) klasik penyakit yang disebabkan virus corona.

KESEHATAN | 10 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS