BPOM: Klorokuin dan Hidroksiklorokuin Masih Digunakan di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.46)   |   COMPOSITE 5701.03 (-29.6)   |   DBX 1035.29 (1.56)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.23)   |   IDX80 129.716 (-0.6)   |   IDXBUMN20 362.653 (0.9)   |   IDXG30 134.441 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.67)   |   IDXQ30 143.821 (0.09)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-1.51)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-4.09)   |   IDXV30 122.829 (0.26)   |   INFOBANK15 978.195 (0.98)   |   Investor33 426.909 (-2.76)   |   ISSI 166.986 (-1.35)   |   JII 611.564 (-6.01)   |   JII70 209.726 (-2.08)   |   KOMPAS100 1161.89 (-7.47)   |   LQ45 907.882 (-3.35)   |   MBX 1586.58 (-9.76)   |   MNC36 318.65 (-1.97)   |   PEFINDO25 310.515 (-2.21)   |   SMInfra18 285.156 (0.97)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.49)   |  

Penanganan Covid-19

BPOM: Klorokuin dan Hidroksiklorokuin Masih Digunakan di Indonesia

Sabtu, 20 Juni 2020 | 10:32 WIB
Oleh : AB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan sampai saat ini belum ada obat spesifik untuk mengatasi Covid-19, walaupun saat ini telah dipergunakan beberapa obat dalam status obat uji, antara lain klorokuin dan hidroksiklorokuin.

Kepala BPOM Penny Lukito dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (19/6/2020), menyatakan berita tentang dihentikannya penggunaan klorokuin dan hidroksiklorokuin pada keadaan darurat Covid-19 di Amerika Serikat dan di Inggris masih didasarkan pada penelitian yang sedang berlangsung. Akan tetapi, di negara lain, termasuk Indonesia, obat tersebut masih merupakan salah satu pilihan yang digunakan secara terbatas kepada pasien Covid-19.

"Hal ini sejalan dengan persetujuan penggunaan terbatas saat darurat dari BPOM yang dikeluarkan pada April 2020, diutamakan bagi pasien dewasa dan remaja yang memiliki berat 50 kilogram atau lebih yang dirawat di rumah sakit," katanya.

Penny mengatakan dari penelitian penggunaan klorokuin dan hidroksiklorokuin pada pasien Covid-19 yang sedang berlangsung di beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan hasil sementara yang tidak meningkatkan risiko kematian dibandingkan pengobatan standar penderita tertular SARS-CoV-2.

"Walaupun menimbulkan efek samping pada jantung berupa peningkatan interval QT pada rekaman jantung, tetapi tidak menimbulkan kematian mendadak. Efek samping ini sangat sedikit karena sudah diketahui sehingga bisa diantisipasi sebelumnya," katanya.

Menurutnya, penggunaan klorokuin dan hidroksiklorokuin dapat mempersingkat rawat inap pasien Covid-19 di rumah sakit.

"Penggunaan kedua obat ini harus tetap merujuk pada informasi kehati-hatian tentang adanya risiko gangguan jantung," katanya.

Penggunaan kedua obat itu mengacu Protokol Tata Laksana Covid-19 yang diterbitkan pada April 2020 oleh lima asosiasi profesi, yakni Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif Indonesia (Perdatin). Oleh karena itu, penggunaan obat tersebut harus dalam pengawasan ketat oleh dokter dan dilaksanakan di rumah sakit.

"BPOM terus memantau dan menindaklanjuti isu ini serta melakukan pembaruan informasi dan berkomunikasi dengan profesi kesehatan terkait data monitoring efek samping obat di Indonesia, informasi dari WHO, dan otoritas obat negara lain," katanya.



Sumber:ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Protokol Kesehatan Kunci Kurangi Infeksi Covid-19 di Masyarakat

Saat ini banyak provinsi yang terkendali kasusnya, tetapi ada beberapa provinsi yang masih tinggi kasusnya.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Gandeng BNPB, doctorShare Salurkan Bantuan APD untuk 243 Faskes

doctorShare terpanggil untuk turut serta dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Dokter Reisa: Dexamethasone Bukan Penangkal Covid-19

Kendati direkomendasikan oleh WHO, namun faktanya "Dexamethasone" bukan penangkal Covid-19, dan hanya merupakan kombinasi obat-obatan.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Pemetaan Zona Covid-19 Nasional Tidak Bisa Diterapkan di DIY

Pemerintah DI Yogyakarta akan mengeluarkan peta penyebaran virus Covid-19 secara regional dan parsial, untuk memberi arahan kepada pemerintah setempat.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Dexamethasone Bukan Obat Pencegahan Covid-19

Dokter Reisa menegaskan, obat dexamethasone tidak bisa dikonsumsi sembarangan.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Pertambahan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi, Sulsel Geser Jatim

Sulsel menggeser Jatim sebagai provinsi dengan penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam sehari pada Jumat (19/6/2020) dengan 207 kasus.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Tak Hanya Balita, Kalangan Dewasa Harus Divaksinasi

Setidaknya, ada tiga jenis vaksin dewasa, yaitu influensa, pneumonia, dan pertusis yang sering dikombinasikan dengan DPT serta tetanus.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Update Covid-19: Tambah 1.041, Kasus Positif Jadi 43.803

Pada Jumat (19/6/2020), terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.041. Kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 42.803.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

Warga Tolak Rapid Test karena Takut Ketahuan Terinfeksi

Mereka yang dites cepat adalah mereka yang punya kontak dengan pasien.

KESEHATAN | 19 Juni 2020

WHO: Ratusan Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Sebelum 2021

Para peneliti sedang mengerjakan lebih 200 kandidat vaksin di seluruh dunia, termasuk 10 yang sedang dalam pengujian pada manusia.

KESEHATAN | 19 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS