Warga Green Pramuka Protes Kenaikan IPL 43%
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Warga Green Pramuka Protes Kenaikan IPL 43%

Rabu, 18 Februari 2015 | 10:54 WIB
Oleh : Disna Harvens / AB

Jakarta - Warga yang tinggal di apartemen The Green Pramuka City terus memprotes kenaikan tarif iuran pengelolaan lingkungan (IPL) sebesar 43 persen dari Rp 9.500 menjadi Rp 13.500 per meter persegi per bulan mulai awal Maret 2015. Mereka akan menggelar aksi unjuk rasa setiap Sabtu, bahkan apabila tak direspons pengelola apartemen, aksi akan dilakukan lebih sering.

Koordinator aksi tersebut, Dion Achilles, Rabu (18/2), mengatakan aksi unjuk rasa dilakukan sejak 2013, tetapi tak ditanggapi serius oleh pengelola apartemen. Warga yang berdemo hanya dihadapi oleh security, bukan pihak pengelola.

Kenaikan IPL sebesar 43 persen, lanjutnya, memberatkan penghuni. Apalagi, selama ini pengelolaan IPL juga tak transparan. Hal lain yang juga memberatkan adalah warga tetap membayar tarif parkir per jam meski sudah berlangganan parkir bulanan Rp 200.000 untuk mobil dan Rp 100.000 buat motor. Bahkan, masih ada pungutan lain terhadap penghuni.

"Keputusan kenaikan tarif IPL dan tarif lainnya dilakukan sepihak oleh pengelola tanpa melibatkan warga. Kami tidak pernah diajak berdialog dan hanya menerima pemberitahuan melalui majalah dinding dan surat edaran di kolong pintu," katanya.

Selama belum ada iktikad baik dari pengelola untuk berdiskusi dengan warga dan menetapkan kebijakan yang disepakati bersama, pihaknya tidak bersedia membayar apa pun ke pengelola ke sebagai bentuk protes.

Pada kesempatan itu, Dion juga mengajak warga untuk bersama-sama membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan
Rumah Susun (P3SRS) yang menjadi amanat UU Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun. Sesuai UU tersebut, pembentukan P3SRS bersifat wajib sebagai implementasi konsep strata title.

Sumber:PR


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengamanan Imlek, Polres Jakarta Timur Siapkan 242 Personel

Perayaan imlek di Jakarta Timur selama ini berlangsung aman.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Tahir Foundation Beri Bantuan Rp 7 Miliar untuk Atasi Banjir Jakarta

Bantuan ini pun rencananya akan dialokasikan untuk membeli dua unit mesin genset.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Polres Jakarta Utara Terima Bantuan Banjir

Sekitar 350 anggota kepolisian terkena banjir.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Sopir Taksi Express Ditemukan Tewas di Pasar Minggu

Ia ditemukan meninggal dalam posisi duduk telungkup di setir.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Basuki Blusukan Bareng Jokowi Siang Ini

"Kita mau cek kondisi sungai, waduk dan pompa yang ada di Jakarta."

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Basuki Segera Kirim APBD "e-Budgeting" 2015 ke Kemdagri

Sudah ada perbaikan sesuai dengan koreksian yang diberikan Mendagri.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

900 Aparat Siap Amankan Imlek di Bogor

Personel keamanan disebar di beberapa titik tempat ibadah dan pusat keramaian di Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Soal Penyesuaian Tarif, Dishub DKI Tunggu Kepastian Harga BBM

Pihak Dishub masih menunggu proses kajian yang dilakukan oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda).

MEGAPOLITAN | 18 Februari 2015

Wali Kota Bogor Ingin PNS Bersinergi Percepat Penataan

Percepatan penataan kota bukan semata-mata karena rencana Presiden akan tinggal di Istana Bogor.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2015

Korban Tewas Terjepit di Lift Karena Terpeleset

Korban bernama Mukhtar Nathzir (23) bernasib tragis saat membawa barang dari lantai 3 menuju lantai 1 sehingga meregang nyawa tergenjet lift barang.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS