Polisi Kesulitan Identifikasi Ratusan Korban Pedofil
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Polisi Kesulitan Identifikasi Ratusan Korban Pedofil

Sabtu, 11 Juli 2020 | 22:46 WIB
Oleh : AB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik kepolisian kesulitan untuk mengidentifikasi ratusan anak korban eksploitasi seksual yang divideokan Francois Abello Camille (FAC) alias Franz (65) lantaran para korban belum mempunyai KTP elektronik.

"Kendala yang kita hadapi adalah korbannya anak-anak di bawah umur yang tidak memiliki KTP elekronik. Jadi sulit mencari identitasnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Sabtu (11/7/2020).

Pihak kepolisian menduga 305 anak menjadi korban dari pedofil yang merupakan warga negara Prancis itu. Angka itu diperoleh dari 305 video porno Franz dengan 305 korban berbeda-beda.

Dari 305 korban, polisi baru berhasil mengindentifikasi 17 anak, sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi. Namun, polisi memastikan seluruh korban anak dalam video adalah anak Indonesia.

Pada kesempatan itu, Yusri juga menyebutkan bahwa tersangka tidak kooperatif dalam pemeriksaan, mulai dari menolak membuka laptop yang dikunci dengan kata sandi maupun dalam memberikan keterangan kepada penyidik.

Tersangka Franz diketahui mencari korban di mal-mal hingga anak-anak jalanan. Korbannya ditawari menjadi model. Ketika sampai di hotel korban diminta berfoto tanpa busana dan dipaksa berhubungan badan. Franz menjalankan aksinya di tiga hotel berbeda pada kurun waktu Desember 2019 sampai Juni 2020. Namun, tersangka diduga sudah menjalankan aksinya jauh sebelum itu.

Akibat perbuatannya, Franz dijerat dengan Pasal 81 ayat (5) juncto Pasal 76D UU Nomor 1 Tahun 2006 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling singkat 10 tahun dan paling lama 20 tahun dan/atau hukuman mati dan/atau penjara seumur hidup.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Anies Pastikan Reklamasi Ancol Tak Ganggu Kegiatan Nelayan

Anies menyatakan, lokasi reklamasi jauh dari perkampungan nelayan.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Anies: 3 Ha Lahan Reklamasi Ancol Dibangun Museum Nabi SAW Terbesar di Luar Arab Saudi

Anies akan bangun museum Nabi Muhammad SAW di Ancol.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Anies Ingin Ancol Jadi Kawasan Rekreasi Terbesar dan Terbaik di Asia

Anien ingin Ancol jadi tempat rekreasi terbesar di Asia.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Telusuri Jejak Korban dan Pelaku, Polisi Cek Ulang TKP Tewasnya Editor Metro TV

Tim gabungan kembali melakukan olah TKP penemuan jenazah Editor Metro TV Yodi Prabowo, di pinggir tembok Jalan Tol JORR, Jalan Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Ini Alasan Anies Baswedan Beri Izin Reklamasi Ancol Seluas 155 Hektare

Anies Baswedan menjelaskan alasan dirinya memberikan izin reklamasi atau perluasan kawasan rekreasi Ancol seluas 155 hektare.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Dinkes Kota Tangerang Minta Penyembelihan Kurban Tanpa Penonton

Pengurus masjid dan musala yang menerima pemotongan hewan kurban saat perayaan Iduladha akhir Juli ini tetap diingatkan untuk memperhatikan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Penyebab Tewasnya Editor Metro TV Diduga Akibat Luka Tusuk di Dada

Editor Metro TV Yodi Prabowo, diduga meninggal dunia akibat luka tusuk benda tajam di bagian dada kiri yang mengenai jantungnya.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Anies Baswedan: Reklamasi Ancol Berbeda dengan Reklamasi 17 Pulau

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan bahwa reklamasi kawasan rekreasi Ancol sama sekali berbeda dengan reklamasi 17 pulau sebelumnya.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Anies Baswedan Tegaskan Reklamasi Ancol Tidak Langgar Janji Kampanye

Anies Baswedan menegaskan bahwa reklamasi kawasan Ancol tidak melanggar janji kampanye Anies-Sandiaga karena dilakukan untuk kepentingan warga DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020

Tahun Pelajaran 2020/2021 Mulai 13 Juli, Disdik DKI Luncurkan Portal Siap Belajar Jakarta

Pandemi Covid-19 membuat kegiatan belajar dan mengajar di DKI dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh dan Disdik meluncurkan siapbelajar.jakarta.go.id.

MEGAPOLITAN | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS