Ini Kisah Penumpang yang Diduga Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soetta
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Ini Kisah Penumpang yang Diduga Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soetta

Sabtu, 19 September 2020 | 17:18 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com – Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengaku diperas dan dilecehkan oleh seorang dokter saat melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19. Lewat akun Twitter @listongs perempuan berinisial LHI ini mengungkapkan kisahnya kepada netizen setelah laporannya tak diproses pihak berwajib.

Kisahnya bermula saat ingin pergi dari Jakarta ke Nias, Sumatera Utara, Minggu (13/9/2020). Sebelumnya, LHI memang belum sempat melakukan rapid test dan berencana melakukannya di Terminal III Bandara Soetta. Karena jadwal keberangkatan pesawat pukul 06.00 WIB, dia sudah tiba di bandara pukul 04.00 WIB.

“Aku test rapid-nya di tempat resmi yang sudah disediakan oleh Bandara Soetta,” tulis LHI di akun Twitter-nya.

Dia optimistis hasil tesnya nonreaktif karena baru pulang dari Western Australia--selama berbulan-bulan tidak ditemukan kasus Covid-19--enam hari sebelumnya. Kalaupun tertular, dia berpikir antibodinya tidak mungkin terbentuk dalam waktu enam hari.

Namun, EFY bergelar sarjana kedokteran yang memeriksanya menyebutkan hasil tes cepat LHI reaktif. EFY mengaku tetap bisa meloloskan LHI terbang asal diberi pelicin. Saat tawar-menawar LHI menyebut angka Rp 1 juta, tetapi EFY minta lebih banyak dan akhirnya disepakati Rp 1,4 juta. Uang sebesar itu ditransfer melalui mobile banking.

“Ya udah karena aku malas ribet orangnya, aku tambahin jadi Rp 1,4 juta,” demikian LHI.

Urusannya ternyata belum selesai. EFY lalu mendekati LHI, membuka maskernya, dan mencoba menciumnya. EFY pun melanjutkan aksi pelecehannya. Pelaku bahkan terus mengikutinya sampai pintu keberangkatan.

Setelah check in, LHI pun menghubungi pacarnya untuk menceritakan kejadian yang dialaminya, lalu menangis.

Dua hari kemudian, LHI melakukan rapid test di Nias dan hasilnya non-reaktif.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tambah 21, Kasus Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000

Selain kasus pasien positif baru Covid-19, juga dilaporkan 21 kasus sembuh, dan tidak ada penambahan kasus positif meninggal di Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Polisi Segera Serahkan 5 Jenazah ABK KM Starindo ke Pihak Keluarga

Penyidik Polri juga menghentikan pengusutan karena kelima korban disimpulkan meninggal dunia akibat menenggak minuman keras oplosan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Food Station Raih 6 Penghargaan BUMD Marketeers Awards 2020

Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi Food Station yang bekerja melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan terutama di wilayah Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Lapas dan Rutan di Jakarta Terpapar Covid-19

Jumlah penghuni lapas dan rutan yang mencapai ribuan berpotensi terpapar.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan Dimakamkan di TPU Pondok Rangon

Camat Kelapa Gading M. Hermawan akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur Blok AA1 Blad 093.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Rektor IPB Arif Satria Positif Terinfeksi Covid-19

Arif Satria akan menjalani masa isolasi secara mandiri dan kampus IPB akan memperketat masa pembatasan masuk kampus.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Camat Kelapa Gading Meninggal Akibat Covid-19

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan akan segera dimakamkan dengan prosedur prokotol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Proses Pendataan KJP Plus dan KJMU Kini Lebih Sederhana

Data Terpadu Pemprov DKI Jakarta yang berasal dari DTKS Nasional atau Daerah, akan menjadi dasar dalam proses pendataan peserta KJP Plus dan KJMU.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Bima Arya Pantau Sterilisasi Jalur Pedestrian Seputar Kebun Raya

Bima yang melakukan patroli dengan menggunakan sepeda hanya menemukan beberapa warga yang masih belum mengetahui penutupan jalur pedestrian seputar Kebun Raya.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Kasus Penemuan 5 Mayat ABK di KM Starindo Dihentikan

Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia karena menenggak miras oplosan. Tersangkanya adalah korban sendiri

MEGAPOLITAN | 19 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS