Pengikut Keraton Agung Sejagat Dipungut Jutaan Rupiah dan Dijanjikan Gaji Dolar
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Pengikut Keraton Agung Sejagat Dipungut Jutaan Rupiah dan Dijanjikan Gaji Dolar

Rabu, 15 Januari 2020 | 18:12 WIB
Oleh : Stefi Thenu / AB

Semarang, Beritasatu.com - Totok Santosa dan istrinya Fanny Aminadia menarik uang bervariasi kepada para pengikutnya. Besarnya pungutan bervariasi antara Rp 3 juta hingga Rp 30 juta per orang. Pengikut yang ingin jabatan tertentu dipungut lebih besar lagi.

"Para pengikut yang jadi korbannya dijanjikan akan mendapatkan gaji setiap bulannya dalam bentuk uang dolar," kata Kapolda Jateng Irjen Rycko Amelza Dahniel dalam gelar perkara kasus Keraton Agung Sejagat di Mapolda Jateng, Semarang, Rabu (15/1/2020).

Kapolda mengatakan Totok Santosa dan Fanny ditangkap Polda Jateng, Selasa (14/1/2020) pukul 18.00 WIB dan langsung ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tentang 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutrisna menambahkan tersangka Totok dan Fanny mendirikan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah sejak 2018. "Mendirikan kerajaan dari 2018, tetapi baru kemarin membuat kegiatan seperti mendirikan prasasti pada 8 Desember 2019. 10 Januari 2020 melakukan kirab dan 19 Januari membuat pesta yang disebut wilujengan," ujar Kombes Iskandar.

Keraton Agung Sejagat memiliki 450 anggota. Setiap orang yang hendak masuk menjadi anggota dikutip iuran Rp 3 juta hingga Rp30 juta. Namun, polisi belum mengetahui total dana yang berhasil dihimpun.

Tersangka Totok dan Fanny membuat struktur pemerintahan di Keraton Agung Sejagat. Totok menjadi raja dan dipanggil sinuhun, sedangkan istrinya disebut kanjeng ratu. Mereka membentuk 13 resi, lembaga setingkat kementerian. "Ada militernya juga. Ada resi bidang ekonomi, sosial, dan budaya," ungkap Iskandar.

Apa pekerjaan sehari-hari tersangka? Totok diketahui tak memiliki pekerjaan tetap dan beralamat di Jakarta Utara, sedangkan Fanny beralamat di Jakarta Selatan.

Polda sudah memeriksa 20 saksi. Sebanyak 17 saksi yang diperiksa merupakan anggota Keraton Agung Sejagat dan tiga lainnya warga setempat.

Totok dan Fanny menetapkan pejabat di keraton berdasarkan jumlah uang yang disetor anggotanya. "Makin besar (setoran), diberi jabatan yang tinggi," imbuh Iskandar.

Meski begitu, aktivitas Keraton Agung Sejagat dinilai belum mengarah pada tindakan makar. Totok dan Fanny masih mengakui sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Nanti kita dalami lagi. Yang jelas mereka sudah membentuk struktur pemerintahan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Purworejo mengapresiasi penangkapan Totok dan istrinya oleh polisi. Kabag Humas Pemkab Purworejo, Rita Purnama mengatakan pihaknya mengapresiasi aparat keamanan yang telah mengambil tindakan terhadap pimpinan Keraton Agung Sejagat.

"Ini sebagai langkah yang tepat, karena sedikit banyak adanya kegiatan Keraton Agung Sejagat sudah meresahkan warga. Kita percayakan sepenuhnya kepada aparat Kepolisian. Artinya jangan gegabah melakukan tindakan main hakim sendiri," ujar Rita.

Pihaknya mengimbau masyarakat supaya lebih berhati-hati dengan ajakan-ajakan yang bertentangan dengan budaya dan norma.

"Jika menemukan aktivitas yang sekiranya mencurigakan di lingkungan tempat tinggal, di desa, maupun di kecamatan untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bertemu Mendagri, PM Lee Minta Dukungan Kerja Sama RI – Singapura Ditingkatkan

PM Lee mengharapkan Indonesia tetap melakukan reformasi untuk mempermudah investasi, khususnya penyederhanaan peraturan di daerah, dan sistem perpajakan.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Polri Kontak Singapura Bantu Tangkap Harun Masiku

Polisi tetap mem-backup penuh untuk mencari Harun.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Keraton Sejagat Kutip Bayaran dari Pengikut

Kepolisian masih mendalami penyebab korban teperdaya.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Kasus Investasi Bodong, Dhani Sebut Pemanggilan Mulan Mengada-ada

Menurutnya, pemanggilan Mulan untuk dimintai keterangan terkait investasi bodong itu tidak tepat lantaran sang istri hanya sebatas sebagai seorang pengisi acara

NASIONAL | 15 Januari 2020

Pemerintah Disarankan Bentuk Komando Gabungan Asia Tenggara

Komando gabungan tersebut bertugas menjaga wilayah negara-negara ASEAN.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Pelanggaran Hak Berekspresi Mayoritas Bermodus Kriminalisasi

YLBHI mencatat sepanjang 2019 ada 53 kasus pelanggaran kemerdekaan berekspresi.

NASIONAL | 15 Januari 2020

YLBHI Catat 15 Kasus Pelanggaran Hak Beragama di 2019

Pelanggaran hak atas kemerdekaan beragama kerap terjadi bagi para penganut agama atau keyakinan minoritas.

NASIONAL | 15 Januari 2020

BPK: Kerugian Negara Kasus Asabri Ditaksir Rp 16 Triliun

BPK bakal menyampaikan data dan informasi yang telah dikumpulkan kepada KPK.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Oknum Polisi Terlibat Penjualan Satwa Dilindungi

Beruang Madu diperoleh dari pemburu di Pekanbaru dan hendak dijual dengan harga Rp 15 juta.

NASIONAL | 15 Januari 2020

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Kupang

Sejauh ini belum ada laporan mengenai dampak gempa tersebut.

NASIONAL | 15 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS