Siapa Cabut Red Notice Djoko Tjandra?
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Siapa Cabut Red Notice Djoko Tjandra?

Kamis, 9 Juli 2020 | 11:46 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Hilangnya nama buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra dalam red notice atau perintah tangkap Interpol sejak 2014 menjadi tanda tanya.

Seorang sumber yang mengetahui proses tersebut mengatakan kepada Beritasatu.com,Rabu (8/7/2020), bahwa sistem red notice Interpol sangat akurat dan objektif. Sistem tersebut tidak bisa terhapus otomatis.

"Semua itu bergantung permintaan dari masing-masing negara anggota. Tiap anggota punya hak untuk memasukkan dan mengeluarkan seseorang dari red notice,” imbuhnya.

Baca juga:Mahfud: Cepat atau Lambat Djoko Tjandra Pasti Tertangkap

Prosesnya, masih kata sumber itu, diajukan ke Interpol pusat di Lyon melalui Interpol Jakarta. Seluruh proses tersebut diasumsikan sudah melewati prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Saat status Djoko sudah tidak masuk dalam red notice, maka ini menjadi pertanyaan serius. Landasan hukumnya apa? Apakah sudah ada gelar perkara untuk mencabut red notice itu? Siapa yang mencabut?” tanyanya.

Dia menilai ada perlakuan istimewa terhadap Djoko Tjandra. "Ada banyak hal yang tidak lumrah, sehingga dia akhirnya bisa masuk ke Indonesia dengan leluasa. Bahkan, ia sempat membuat KTP dan paspor," katanya.

Menanggapi masalah tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan kasus Djoko berada di ranah Kejakasaan Agung. Argo pun mengaku belum memahami mekanisme pencabutan red notice.

Baca juga:Kejagung Masih Cari Keberadaan Djoko Tjandra

“(Jaksa) mau (menangkap) sendiri boleh, tetapi kita tetap back-up. Siapa tahu (Djoko) ada di Polsek mana, seperti kita back-up KPK. Aparat penegak hukum itu saling back-up,” kata Argo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengembalian Aset Honggo Wendratno Capai Rp 35,8 T

Honggo Wendratno dihukum 16 tahun penjara dan kini buron.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Tidak Ramah Investasi, Pelayanan Kesehatan Sumbar Tertinggal

Pemprov Sumbar harus menggandeng swasta membangun rumah sakit dengan fasilitas terbaik untuk menghadapi Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Munas DPP Mapancas Diminta Terapkan Protokol Covid-19

Menpora Zainudin Amali mengingatkan DPP Mapancas untuk menerapkan protokol Covid-19 yang ketat pada penyelenggaraan Munas nanti.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Komisi X Harap Pengangkatan Guru Honorer Dipercepat

Pengangkatan guru honorer diharapkan dapat dipercepat untuk memenuhi kebutuhan guru nasional.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Membaik

Semoga ke depan semakin banyak warga Jatim yang sembuh dari Covid-19.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Menpora Ingatkan Masyarakat untuk Tetap Berolahraga

Menpora Zainudin Amali mengingatkan masyarakat untuk tetap berolahraga guna meningkatkan daya tahan tubuh.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Youtuber Ziko Harnadi Berbagi Kiat Sukses di Era Digital

Ziko Harnadi dikenal sebagai youtuber melalui channel Garasi Drift yang memiliki 917.000 subscriber.

NASIONAL | 9 Juli 2020

RUU Ciptaker, Permudah Sertifikasi Jaminan Produk Halal

Substansi keilmuan dan kapasitas membuat fatwa halal bukan eksklusif milik MUI.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kapolri: Calon Perwira TNI-Pori Harus Miliki Mental Kuat dan Tangguh

Kapolri meminta kepada para perwira remaja TNI-Polri selalu kerja keras, disiplin, dan menjunjung tinggi etika.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Perbaikan Jalan Semarang - Demak, Dirlantas Polda Jateng Sarankan Pengemudi Cari Jalan Alternatif

Kemacetan karena perbaikan jalan mustahil dihindari. Yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampaknya dengan menggunakan manajemen waktu.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS