Ahwil Lutan Tetap Lurus dan Tidak Neko-neko
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.4)   |   COMPOSITE 4934.09 (-10.74)   |   DBX 924.804 (1.23)   |   I-GRADE 130.838 (-0.44)   |   IDX30 413.425 (-1.03)   |   IDX80 108.094 (-0.32)   |   IDXBUMN20 272.657 (-2.29)   |   IDXG30 115.379 (0.01)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-1.78)   |   IDXQ30 120.916 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.74)   |   IDXV30 102.468 (-0.42)   |   INFOBANK15 776.883 (-0.34)   |   Investor33 360.093 (-0.3)   |   ISSI 144.765 (-0.41)   |   JII 523.909 (-1.29)   |   JII70 177.568 (-0.55)   |   KOMPAS100 966.07 (-2.27)   |   LQ45 756.376 (-1.69)   |   MBX 1366.8 (-3.68)   |   MNC36 270.277 (-0.57)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.63)   |   SMInfra18 233.321 (-0.92)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.54)   |  

Ahwil Lutan Tetap Lurus dan Tidak Neko-neko

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 00:34 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (13/8), menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada 53 tokoh dalam rangka memperingati HUT ke-75 Republik Indonesia.

Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengatakan salah satu penerima tanda jasa Medali Kepeloporan tersebut adalah Kepala Pelaksana Harian BNN 1999-2001 Komjen Pol (Purn) Drs Ahwil Lutan, SH MBA MM.

Ahwil Lutan yang lahir di Pemantang Siantar,1 Juni 1947 menjadi pemimpin redaksi majalahHealthNewsmerupakan pelopor majalah gaya hidup sehat yang kemudian direkomendasikan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) sebagai media againts drugs pertama dari Indonesia.

Selama bertugas di Kepolisian, sosok Ahwil dikenal sebagai aparat yang bersih dan memiliki komitmen tinggi. Ahwil lebih dikenal sebagai konseptor dan pemikir Polri yang memiliki visi ke depan daripada sebagai komandan pasukan di lapangan.

Berbagai jabatan penting yang memerlukan pemikiran dan strategi serta jaringan internasional sering diembannya, seperti staf ahli kapolri dan memimpin jajaran reserse, Interpol, dan PTIK.

Sebagai anggota Kepolisian yang menghabiskan sebagian hidupnya mengabdi pada negara, Ahwil lebih banyak bertugas pada kesatuan polisi yang tidak berseragam. Ahwil adalah pemegang 10 satya lencana RI dan dua penghargaan dari luar negeri.

Ketika berpangkat Kapten, Ahwil mendapat kesempatan mengikuti pendidikan pemberantasan narkotika di Amerika. Kepada Beritasatu.com,Jumat (14/8/2020), Ahwil mengaku dirinya tak suka berpolitik dan lebih senang menjadi polisi profesional. "Saya menjadi polisi bukan untuk berpolitik," katanya.

Pada 1999,Ahwil dipercaya menjadi ketua tim penyelidikan kasus korupsi di tubuh Polri dan kasus penyelundupan mobil mewah yang melibatkan mantan Kapolda Metro Jaya, Sofjan Jacoeb. Suami dari Kemala Anggraini ini membantah bahwa penunjukan dirinya sebagai dubes berkaitan dengan kasus yang pernah ditanganinya, yakni kasus Sofjan Jacoeb.

Tidak seperti pejabat pada umumnya, gaya Ahwil terlihat lebih santai. Daripada tampil dengan setelan jas, seragam dinas, atau safari, Ahwil Lutan lebih memilih busana kasual dalam kesehariannya.

Saat menjadi duta besarRI untuk Meksiko merangkap Panama, Kosta Rika, dan Honduras, pada 2000, salah satu tugas lulusan Akademi Kepolisian termuda di Indonesia pada 1968 ini adalah meningkatkan hubungan diplomatik dan perdagangan antara Indonesia dengan Meksiko.

Sebelumnya, ayah dari Chippy, Gary, dan Desirrewil ini sering kali mengeyam pendidikan di luar negeri, sehingga dirinya memiliki banyak pengalaman internasional. Kesempatan ini tidak banyak dimiliki anggota Polri. Saat mengeyam pendidikan di luar negeri, dirinya tidak segan-segan menjalin hubungan internasional dengan perwira dari negara lain.

Hubungan itu pula yang dimanfaatkanya saat menjabat sekretaris National Central Bureau-Interpol Indonesia. Prestasi yang dicapai dalam jabatan ini, antara lain mengembalikan sejumlah koleksi lukisan museum nasional dari Singapura dan mengembalikan para tersangka yang lari ke luar negeri, walaupun Indonesia belum mempunyai perjanjian ekstradisi dengan negara bersangkutan.

Ahwil adalah pelopor pendirian institusi yang saat ini dikenal sebagai Badan Narkotika Nasional (BNN). Ahwil mengonsep Badan Koordinasi Narkotika Nasional (BKNN) sebagai badan yang menangani narkoba, sepertiDrug Enforcement Administration (DEA) di Amerika Serikat. ”BKNN inilah embrionya,” katanya.

Ahwil bergerak tanpa bergantung aliran dana. Badan yang kala itu bertugas dalam pencegahan (preventif), tindakan hukum (represif), dan rehabilitasi (treatment) bergerak dengan jaringan dirinya sebagai polisi dan hubungan baiknya dengan jurnalis dan organisasi kemasyarakatan.

Keberhasilannya sebagai anggota Kepolisian juga dibarengi kesuksesannya sebagai jenderal rumah tangga. Ia mengajarkan kedisiplinan di lingkungan rumah melalui hal-hal kecil. “Ketika anak-anak masih di sekolah dasar, saya harus sudah berada di dalam rumah pukul 18.00. Jadi saya mendidik anak dengan sistem militer hanya ketika anak itu masih di bangku sekolah dasar,” jelas ayah tiga anak ini.

Setelah anak-anaknya berada di sekolah lanjutan, peraih MBA dari Universitas Areneta, Filipina ini memperlakukan mereka dengan cara berbeda. Ahwil menghadapi mereka sebagaimana layaknya seorang teman atau sahabat. Mereka bisa berdiskusi, bahkan bisa beradu pendapat. “Jadi yang timbul kita akan saling terbuka,” ungkap pria yang mempunyai moto hidup: pertama kali yang dipikirkan setelah jatuh adalah berdiri.

Hingga kini, gaya bicaranya yang luwes dan terbuka terus dipertahankan. Pemilik VW kodok limited edition warna abu-abu ini tetap lurus dan tidak neko-neko.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Imam Besar Masjid Istiqlal: HUT RI Momentum Perkuat Ketahanan Nasional

Dalam rangka kesiapsiagaan nasional, dia mengusulkan bela negara kepada para pemuda di Tanah Air.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Personel TNI Amankan Perairan Jakarta Saat Peringatan HUT ke-75 RI

Pengamanan wilayah perairan sekitar Jakarta disebutkan dilaksanakan hingga 18 Agustus 2020 mendatang dan mengerahkan sejumlah kapal perang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ini Isu yang Luput dari Pidato Kenegaraan Jokowi

Isu pendidikan di saat penting juga penting mengingat pendidikan back bone peradaban anak bangsa

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pagu Anggaran Turun, Mensos Pastikan PKH, Bansos Tunai, dan Kartu Sembako Tetap Lanjut

92% lebih belanja untuk bansos, sisanya 0,55% belanja pegawai, 1,3% belanja modal, dan 5,9% belanja barang.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

UI Terima 1.678 Mahasiswa Baru dari SBMPTN 2020

Sebanyak 1.678 calon mahasiswa baru Universitas Indonesia (UI) diterima melalui UTBK-SBMPTN 2020.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Perguruan Tinggi Tetap Belajar Online pada Tahun Akademik Baru

Ini mempertimbangkan keselamatan mahasiswa dan kita semua supaya perguruan tinggi jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pidato Kenegaraan Jokowi, Bima Arya : Pandemi Covid-19 Harus Jadi Lompatan

Wali Kota Bogor Bima Arya sepakat dengan Presiden bahwa pandemi harus jadi momentum untuk maju.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Warga di Poso

Satu orang warga di Kabupaten Poso kembali ditemukan tewas, Jumat (14/8/2020).

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Budayawan: Benahi Tatanan Hidup Baru Berbasis Budaya

Masa krisis ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia untuk membangun tatanan hidup baru yang lebih merdeka, sehat, dan menyejahterakan.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Akademisi: RUU Cipta Kerja Akomodasi Perkembangan Zaman

Peraturan sapu jagad tersebut dapat menjadi terobosan untuk menyelaraskan berbagai regulasi ketenagakerjaan yang tersebar dan tumpang tindih.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS